TIMETODAY.ID, JAKARTA — Karier penyanyi muda Rachel Cia terus berkembang hingga menembus pasar internasional. Musisi yang dikenal dengan nama panggung RACH? itu akan merilis proyek kolaborasi bersama penyanyi asal Jepang, idom, melalui inisiatif yang digagas Sony Music Japan.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan musik Rachel, sekaligus membuka peluang untuk memperkenalkan karya lintas negara kepada pendengar di Indonesia maupun Jepang.
Berawal dari Undangan Sony Music Japan
Rachel mengungkapkan bahwa proyek tersebut bermula dari undangan resmi yang diterimanya dari Sony Music Japan beberapa bulan lalu. Melalui kerja sama itu, ia dipercaya menggarap lagu bersama idom, salah satu musisi yang berada di bawah naungan label tersebut.
“Iya, betul sekali. Kebetulan aku mendapat undangan resmi dari Sony Music Japan untuk proyek kolaborasi ini. Rencananya, aku akan merilis lagu bersama salah satu musisi berbakat mereka, yaitu idom. Mudah-mudahan bisa tampil bersama secara langsung di sana. Jadi, aku benar-benar sudah tidak sabar,” ujar Rachel.
Menurut Rachel, kesempatan tersebut datang di luar perkiraannya. Ia menerima tawaran kolaborasi pada Februari lalu, bertepatan dengan ketertarikan Sony Music Japan terhadap perkembangan industri musik Indonesia.
“Jujur, ini benar-benar tidak disangka. Sekitar bulan Februari lalu, tiba-tiba ada tawaran kolaborasi dari pihak Sony Music Japan. Ternyata mereka sangat penasaran dengan perkembangan dan tren musik di Indonesia saat ini. Tidak lama kemudian, tim mereka langsung datang ke Indonesia. Di sini, kami langsung intens menyelesaikan dua lagu hanya dalam waktu empat hari, dibantu juga oleh produser lokal, Gamal dan Fadli. Tidak lama setelah itu, idom memberi kabar kalau dia akan menggelar konser di Jepang. Dia sangat antusias mengajakku datang langsung agar kami bisa membawakan lagu-lagu tersebut secara langsung bertepatan dengan momen perilisannya,” tuturnya.
Tantangan Menyatukan Dua Karakter Musik
Meski proses pengerjaan berlangsung singkat, Rachel mengaku menikmati setiap tantangan selama kolaborasi. Ia dan idom harus menyatukan berbagai referensi musik, karakter artistik, hingga cara bekerja yang berbeda untuk menyelesaikan dua lagu hanya dalam empat hari.
“Tantangannya cukup memacu adrenalin, haha. Kami harus menyatukan cara berpikir, referensi musik, dan nuansa yang sangat berbeda dalam waktu yang sangat singkat, yaitu hanya empat hari untuk menyelesaikan dua lagu. Lagu-lagu ini juga cukup eksperimental karena cukup berbeda dari identitas musik kami masing-masing. Selain itu, ada juga perbedaan bahasa dan budaya kerja. Namun, untungnya semangat dan visi kami sama. Jadi, saat bertukar ide justru terasa sangat seru. Berbagai konsep muncul begitu saja, dan para produser juga mampu mengeksekusinya dengan sangat cepat. Mereka juga sangat pintar mengarahkan aransemennya,” katanya.
Berharap Jadi Awal Kolaborasi Internasional
Rachel mengaku puas dengan hasil akhir proyek tersebut. Ia menilai kolaborasi bersama idom mampu memadukan karakter musik dari dua negara secara harmonis.
“Sangat memuaskan. Hasilnya benar-benar di luar ekspektasiku. Lagu-lagu ini berhasil menggabungkan karakter musik kami masing-masing dengan sangat alami.”
Ia pun berharap kolaborasi tersebut tidak hanya menghadirkan warna baru bagi penikmat musik di Indonesia dan Jepang, tetapi juga menjadi pintu pembuka bagi kerja sama lintas negara di masa mendatang.
“Harapanku, rilisan ini tidak hanya menjadi sesuatu yang segar dan baru bagi pendengar di Indonesia maupun Jepang, tetapi juga bisa membangun jaringan yang kuat. Semoga proyek ini bisa menjadi jembatan yang membuka jalan bagi lebih banyak kolaborasi keren antarnegara pada masa mendatang,” pungkasnya.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































