Diduga Depresi, Pria di Bogor Ditemukan Meninggal Dunia 

Meninggal dunia
Ilustrasi. FOTO : IST.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Seorang pria berinisial J (42) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah warga di Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/06/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Polisi menduga korban mengalami tekanan psikologis (depresi) sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah mengatakan, pihaknya bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga mengenai penemuan seorang pria yang diduga meninggal dunia di rumah tersebut.

‎“Setelah menerima laporan, personel Polsek Parung yang dipimpin Pawas (Perwira Pengawas) Polsek Parung segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara,” kata Maman saat dikonfirmasi, Kamis (25/06/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Detik-detik Penemuan Granat Aktif di Sungai Ciseeng, Bikin Warga Takut

‎Menurut Maman, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mendatangi rumah seorang kenalannya di wilayah tersebut. Tidak lama berselang, korban ditemukan tak bernyawa.

‎Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Maman. Polisi pun masih mendalami penyebab pasti kematiannya, termasuk kemungkinan adanya faktor tekanan psikologis (depresi) yang dialami korban.

‎Pihak keluarga, lanjut Maman, menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan secara resmi menolak permintaan autopsi terhadap jenazah korban.

‎“Pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah serta telah membuat surat pernyataan keberatan dilakukan autopsi,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Tawuran Pelajar di Parung, Tiga Remaja Diciduk

‎Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

‎Maman mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.

‎“Segera mencari bantuan apabila menemukan seseorang yang menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan emosional atau masalah kejiwaan,” tutupnya.

Disclaimer:

‎Artikel ini membahas topik sensitif terkait kesehatan jiwa dan dugaan kematian akibat tekanan psikologis. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan emosional, pikiran untuk menyakiti diri, atau masalah kejiwaan hubungi layanan kesehatan terdekat.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel