TIMETODAY.ID, JAKARTA — Gelombang panas ekstrem yang melanda Asia Tenggara membuat Malaysia dan Thailand mengeluarkan peringatan darurat bagi wisatawan. Dua negara tujuan favorit turis internasional itu meminta masyarakat dan pelancong mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menghindari risiko gangguan kesehatan akibat suhu yang terus meningkat.
Di Malaysia, cuaca panas mulai memicu korban jiwa. Hingga awal Mei 2026, pemerintah setempat mencatat dua kematian dan puluhan kasus penyakit terkait suhu ekstrem. Kondisi ini menjadi perhatian serius di tengah tingginya mobilitas wisatawan di berbagai destinasi populer.
Laporan media lokal menyebutkan, sekitar 56 kasus gangguan kesehatan akibat panas telah terjadi, dengan mayoritas dipicu aktivitas fisik berat di bawah terik matahari. Dua korban meninggal dunia masing-masing merupakan balita berusia dua tahun yang ditemukan di dalam kendaraan dan seorang pria 42 tahun yang kolaps saat mengikuti lomba maraton di Pulau Penang.
Salah satu kawasan wisata utama, Pulau Penang, dilaporkan mengalami suhu hingga 37 derajat Celsius. Otoritas setempat pun mengimbau wisatawan lebih sering minum air putih, menggunakan pelindung tubuh, dan menghindari aktivitas di bawah matahari terutama pada siang hari.
Sementara itu, situasi di Thailand disebut lebih mengkhawatirkan. Pemerintah Metropolitan Bangkok (BMA) mengeluarkan peringatan kesehatan setelah indeks panas di ibu kota Thailand itu menembus lebih dari 52 derajat Celsius pada 4 Mei lalu. Angka tersebut masuk kategori “bahaya ekstrem” yang berisiko memicu heat stroke hingga gangguan kesehatan serius lainnya.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah Thailand telah menyiapkan lebih dari 300 titik ruang pendingin atau heat shelters di berbagai wilayah Bangkok. Wisatawan dan warga diminta membatasi aktivitas luar ruangan serta segera mencari tempat teduh jika mulai mengalami gejala seperti pusing, lemas, atau detak jantung meningkat.
Gelombang panas ini menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pariwisata Asia Tenggara yang tengah mengalami peningkatan kunjungan wisatawan sepanjang awal 2026.
Malaysia saat ini masih menjadi negara dengan jumlah kunjungan turis asing tertinggi di kawasan ASEAN, dengan 10,6 juta wisatawan pada kuartal pertama 2026 atau naik sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya. Thailand berada di posisi kedua dengan 9,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara, meski mengalami sedikit penurunan dibanding periode yang sama tahun lalu.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































