TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, membuka rangkaian MotoGP 2026 dengan penampilan impresif. Pada hari pertama tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (3/2/2026), Marquez langsung mencatatkan waktu tercepat, menandai kesiapan serius menghadapi musim balap baru.
Namun, di balik performa gemilang tersebut, Marquez menegaskan bahwa catatan waktu bukan menjadi prioritas utamanya. Pembalap asal Spanyol itu justru lebih bersyukur karena kondisi fisiknya, khususnya cedera bahu yang sempat mengganggunya pada akhir MotoGP 2025, kini menunjukkan perkembangan positif.
“Ketika mengendarai motor seperti ini, semua pembalap mendorong sampai batas. Namun, saya paham bukan hal terpenting untuk berada di posisi teratas atau unggul jauh di sesi tes pramusim,” ujar Marc Marquez, dikutip dari Crash.net, Rabu (4/2/2026).
“Tapi, yang paling penting adalah bahu saya bekerja dengan baik,” lanjut juara dunia tujuh kali kelas MotoGP tersebut.
Sinyal Persaingan Gelar Juara
Hasil tes pramusim hari pertama memperlihatkan dominasi Marquez atas sejumlah rival kuat. Ia sukses mengungguli Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team yang menempati posisi kedua, serta Maverick Vinales dari Red Bull KTM di peringkat ketiga. Sementara itu, rekan setimnya di Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, harus puas berada di posisi ketujuh.
Capaian tersebut memunculkan spekulasi bahwa Marquez berpeluang besar kembali menjadi kandidat kuat juara MotoGP musim ini. Terlebih, jika kondisi fisiknya tetap stabil tanpa gangguan cedera, peluang pembalap berusia 32 tahun itu untuk meraih gelar semakin terbuka.
Selain memburu prestasi, musim 2026 juga menjadi momentum penting bagi Marquez untuk membuktikan konsistensi performanya. Kontraknya bersama Ducati diketahui akan berakhir pada akhir musim ini, sehingga hasil balapan akan sangat menentukan masa depannya di tim pabrikan asal Italia tersebut.
Adaptasi dengan Motor GP26
Meski tampil dominan, Marquez memilih untuk tetap realistis terhadap performa motor Ducati GP26 yang digunakannya. Ia mengakui masih ada sejumlah aspek teknis yang perlu disempurnakan, khususnya terkait perubahan aerodinamika yang memengaruhi keseimbangan motor.
“Tentu saja ada perubahan besar pada aerodinamika dan itu berpengaruh pada keseimbangan motor,” kata Marquez.
Menurutnya, proses pengembangan motor harus dilakukan dengan perhitungan matang, mengingat jadwal tes di Thailand dan seri pembuka MotoGP 2026 memiliki jarak waktu yang sangat berdekatan.
“Di situlah kami masih perlu bekerja. Penting untuk mengambil keputusan yang tepat, karena tes Thailand dan GP Thailand jaraknya sangat dekat, jadi kami harus sangat cerdas di sini dalam menentukan semuanya,” tutupnya.
MotoGP 2026 sendiri dijadwalkan akan resmi dimulai pada 1 Maret 2026 melalui seri pembuka di Thailand. Performa Marquez di Sepang menjadi sinyal awal persaingan sengit yang berpotensi terjadi sepanjang musim balap mendatang.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































