Di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Putin Janjikan Dukungan untuk Iran

Vladimir Putin
Vladimir Putin. Photo: Eugeniy Biyatov, RIA Novosti

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Vladimir Putin menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di St. Petersburg. Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, pertemuan itu menjadi sinyal upaya diplomasi untuk meredakan situasi di Timur Tengah.

Dalam suasana yang sarat pesan politik, Putin menyampaikan harapannya agar Iran mampu melewati tekanan yang tengah dihadapi, sekaligus menegaskan pentingnya segera mengakhiri konflik.

“Saya berharap rakyat Iran dapat melalui masa sulit ini, dan perdamaian bisa segera terwujud,” ujar Putin, seperti dikutip dari laporan media Rusia.

Advertisement

Rusia, yang sejak awal mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, kembali menawarkan diri sebagai mediator untuk membantu menurunkan eskalasi konflik.

Baca Juga :  Pacitan Jawa Timur Diguncang Gempa Magnitudo 5.1

Moskow juga sebelumnya mengusulkan skema penyimpanan uranium yang diperkaya milik Iran sebagai langkah kompromi, meski belum mendapat respons positif dari Washington.

Putin menegaskan komitmen negaranya untuk berperan aktif dalam menciptakan stabilitas kawasan.

“Dari pihak kami, Rusia akan melakukan segala upaya yang dapat mendukung kepentingan Iran dan seluruh kawasan, demi memastikan perdamaian dapat tercapai secepat mungkin,” katanya.

Ia juga mengungkapkan telah menerima pesan dari pemimpin tertinggi Iran dan meminta Araghchi menyampaikan apresiasi serta komitmen Rusia untuk melanjutkan hubungan strategis kedua negara.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih atas pesan tersebut, dan menegaskan bahwa Rusia berniat terus memperkuat kemitraan strategis dengan Iran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Metode SUKA Jadi Program Menghafal Al-Qur'an Bagi Karyawan RSUD Leuwiliang

Hubungan Moskow dan Teheran memang semakin erat dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara telah menandatangani perjanjian kerja sama jangka panjang, termasuk di sektor energi dan pertahanan.

Rusia juga terlibat dalam pembangunan fasilitas nuklir di Iran, sementara Teheran disebut memasok drone untuk kepentingan militer Rusia.

Dalam pertemuan tersebut, Araghchi menyambut positif sikap Rusia dan menegaskan bahwa hubungan kedua negara akan terus berkembang.

“Kami berterima kasih atas dukungan Rusia. Hubungan ini akan terus menguat ke depannya,” ujarnya.

Pertemuan ini berlangsung di tengah kebuntuan diplomatik yang masih menyelimuti konflik Iran dengan AS dan sekutunya, sekaligus menjadi bagian dari upaya mencari jalan keluar di tengah ketegangan yang belum mereda.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel