Tanpa Disadari, Ini Alat Elektronik di Rumah yang Paling Banyak Menguras Listrik

elektronik
ilustrasi Mesin cuci. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Penggunaan perangkat elektronik di rumah memang membuat aktivitas sehari-hari lebih praktis dan nyaman. Namun di balik kemudahan itu, ada konsekuensi yang harus ditanggung penghuni setiap bulan, yakni tagihan listrik yang nilainya kerap berubah-ubah tergantung pola pemakaian.

Untuk menekan pengeluaran, penting bagi penghuni rumah memahami perangkat apa saja yang paling banyak mengonsumsi daya listrik, sekaligus mencari cara agar penggunaannya lebih efisien.

Berdasarkan laporan Energy Saving Trust yang dikutip Senin (27/4/2026), berikut sejumlah perangkat rumah tangga yang paling boros listrik:

Advertisement
  1. Mesin cuci

Mesin cuci menjadi salah satu penyumbang terbesar konsumsi listrik di rumah, dengan porsi sekitar 14 persen dari total tagihan. Perangkat ini membutuhkan energi besar karena proses pencucian, pembilasan, hingga pengeringan.

Baca Juga :  Hyundai Elexio: SUV Listrik Murni Pertama dari Beijing Hyundai

Agar lebih hemat, disarankan untuk mencuci pakaian dalam jumlah cukup setiap kali penggunaan, sehingga tidak perlu sering menyalakan mesin.

  1. Kulkas dan freezer

Perangkat ini menyumbang sekitar 13 persen konsumsi listrik rumah tangga. Karena bekerja tanpa henti selama 24 jam, kulkas menjadi salah satu perangkat paling stabil dalam penggunaan energi.

Memilih kulkas berlabel hemat energi dan menyesuaikan ukuran dengan kebutuhan dapat membantu menekan biaya listrik.

  1. TV, laptop, dan konsol game

Meskipun tidak selalu digunakan, perangkat hiburan ini tetap berkontribusi sekitar 6 persen terhadap tagihan listrik. Konsumsi energi meningkat terutama jika digunakan dalam durasi lama setiap hari.

Memilih perangkat berteknologi hemat daya serta membatasi waktu penggunaan bisa menjadi solusi penghematan.

  1. Lampu penerangan
Baca Juga :  Mesin Cuci Mendadak Berhenti Saat Dipakai, Begini Cara Mengatasinya

Lampu menyumbang sekitar 5 persen dari total konsumsi listrik rumah. Kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu saat tidak digunakan dan beralih ke bohlam LED dapat membantu mengurangi beban listrik secara signifikan.

  1. Peralatan dapur (oven, microwave, ketel listrik)

Perangkat dapur seperti oven, microwave, dan ketel listrik menyumbang sekitar 4 persen konsumsi listrik. Microwave umumnya lebih efisien dibanding oven untuk memanaskan makanan, sementara penggunaan ketel listrik sebaiknya disesuaikan dengan jumlah air yang dipanaskan.

Kesadaran dalam menggunakan perangkat elektronik menjadi kunci utama untuk mengendalikan pengeluaran listrik bulanan. Dengan langkah sederhana, konsumsi energi di rumah dapat lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan aktivitas sehari-hari.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel