Sekolah Rakyat Jadi Prioritas, Prabowo Minta Tiap Kabupaten/Kota Miliki Minimal Satu

Prabowo
Sekolah Rakyat. Foto: dok. banyuwangikab.go.id

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pemerintah pusat mendorong percepatan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Presiden Prabowo Subianto menargetkan setiap kota dan kabupaten di Indonesia memiliki minimal satu Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program prioritas nasional.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, saat menerima Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Menurut Agus, program Sekolah Rakyat menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di berbagai daerah.

Advertisement

“Presiden menginginkan setiap kota dan kabupaten minimal memiliki satu Sekolah Rakyat. Jadi daerah tidak perlu khawatir, ini tinggal soal waktu pelaksanaannya saja,” ujar Agus.

Baca Juga :  Anggaran Rp 342 Juta Disiapkan untuk Bongkar JPO Paledang

Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah memasuki tahap kedua dengan total 104 lokasi di seluruh Indonesia. Fasilitas pendidikan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026, menggantikan sekolah rintisan yang telah berjalan sejak pertengahan 2025.

Untuk daerah yang belum masuk tahap kedua, peluang masih terbuka melalui pembangunan tahap berikutnya. Namun, pemerintah daerah diminta memastikan kesiapan lahan yang legal dan bersertifikat.

“Jika belum masuk tahap kedua, masih ada peluang di tahap ketiga. Tapi syaratnya lahan harus jelas dan sudah bersertifikat atas nama pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Pertandingan Liga 2 di Stadion Pakansari Tetap Berlangsung Pascaputing Beliung

Lebih jauh, Agus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merealisasikan berbagai program prioritas, termasuk Sekolah Rakyat. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menekan angka kemiskinan nasional.

“Salah satu targetnya adalah menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah 2 persen pada 2029. Karena itu, program-program seperti Sekolah Rakyat harus dimanfaatkan secara maksimal oleh daerah,” tambahnya.

Dengan dorongan tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi fondasi dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel