TIMETODAY.ID, BOGOR – Sekitar 1.000 anak dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Bogor, Jawa Barat segera memiliki tempat belajar layak tanpa biaya. Sekolah Rakyat yang dibangun di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga itu, ditargetkan mulai menerima siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA pada Juni 2026, bertepatan dengan tahun ajaran baru.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Maruf, menjelaskan, kehadiran sekolah ini sekaligus akan mengintegrasikan dua sekolah rintisan yang sebelumnya beroperasi secara terpisah di Karadenan dan Ciseeng.
“Yang ada sekarang di Karadenan sama di Ciseeng nanti digeser,” ujar Farid, Sabtu (11/4/2026).
Seluruh siswa dari dua lokasi rintisan tersebut akan dipusatkan di Jasinga setelah pembangunan rampung. Langkah konsolidasi ini dinilai sebagai upaya memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal.
Farid menambahkan, desain bangunan telah disiapkan meski belum dipublikasikan secara resmi. Proses pembangunan pun tengah dipercepat agar tidak melewati tenggat yang ditetapkan.
“Proses pembangunan ditargetkan Juni sudah bisa operasional untuk tahun ajaran baru,” katanya.
Dengan konsep terpadu dalam satu kawasan, Sekolah Rakyat Jasinga diharapkan menjadi model penyelenggaraan pendidikan inklusif bagi kelompok rentan di Kabupaten Bogor.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































