TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pisang gapit adalah salah satu camilan tradisional khas Indonesia, khususnya dari daerah Sumatera. Dinamakan “gapit” karena pisang dibakar atau dipanggang di atas alat pemanggang sederhana, biasanya berupa besi datar atau alat tradisional dari bambu, hingga permukaannya menghitam dan karamelisasi gula alami dari pisang muncul.
Hidangan ini populer karena rasanya yang manis alami, aroma pisang panggang yang harum, dan teksturnya yang lembut namun sedikit lengket. Pisang gapit sering dijadikan kudapan saat sore hari, dijual di pasar tradisional, maupun sebagai camilan nostalgia khas Indonesia.
Bahan-bahan Pisang Gapit
- 4 buah pisang kepok matang
- 2 sdm gula pasir (opsional, tergantung selera manis)
- 1 sdm margarin atau mentega
- Kelapa parut kukus (opsional, untuk taburan)
- Keju parut (opsional, untuk variasi modern)
Cara Membuat Pisang Gapit
- Siapkan pisang
Kupas pisang kepok, belah memanjang atau bisa dibiarkan utuh sesuai selera. - Panaskan alat panggang
Gunakan teflon atau alat pemanggang tradisional. Oleskan margarin/mentega agar pisang tidak lengket. - Panggang pisang
Letakkan pisang di atas pemanggang, taburi gula pasir jika menggunakan. Panggang dengan api sedang hingga pisang menghitam sedikit di permukaan dan karamelisasi gula terbentuk. - Sajikan
Angkat pisang, taburi dengan kelapa parut atau keju parut jika suka. Sajikan hangat agar rasanya lebih lezat.
Tips Membuat Pisang Gapit Lebih Lezat
- Gunakan pisang kepok matang agar manis alaminya keluar maksimal
- Jangan terlalu lama memanggang agar pisang tidak gosong dan tetap lembut
- Bisa menambahkan madu, cokelat leleh, atau susu kental manis untuk variasi rasa
- Sajikan hangat, karena akan lebih nikmat saat aroma pisang panggang masih tercium
Pisang gapit adalah camilan sederhana, mudah dibuat, dan cocok dinikmati kapan saja. Rasa manis alami pisang berpadu dengan aroma bakar yang khas membuat camilan ini digemari anak-anak hingga orang dewasa.***








































