Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Yaudin Sogir Serukan Tanam Pohon Lawan Ancaman Longsor

Achmad Yaudin Sogir
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir, menanam pohon secara simbolis dalam program penanaman 2.000 pohon di kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin. Kegiatan ini merupakan bagian dari program hutan kota yang digagas Bupati Bogor Rudy Susmanto. Foto : timetoday.id/B. Supriyadi.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir, turun langsung memimpin program penanaman pohon di kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Jawa Barat, Minggu (5/4/2026). Ia menegaskan, kawasan tersebut harus menjadi ikon hutan kota pertama yang mewujudkan visi Bupati Bogor Rudy Susmanto, setiap kecamatan memiliki hutan kota.

“Kita coba menanam kurang lebih 1.000 pohon. Kawasan Sentul ini kita jadikan dan kita pertahankan ruang terbuka hijaunya,” ujar Sogir, sapaan akrabnya di sela kegiatan penanaman.

Dalam realisasinya, sebanyak 200 pohon ditanam pada hari pertama dengan total persiapan mencapai 2.000 pohon untuk seluruh kawasan Sentul City. Sogir memilih jenis pohon buah-buahan dan kayu-kayuan sebagai prioritas. Ia beralasan, pohon buah memberi manfaat langsung yang bisa dirasakan warga.

Advertisement
Baca Juga :  Pemkab Bogor Ikut Sukseskan Aksi Penghijauan Bersama Menteri Kehutanan RI dan Gubernur Jawa Barat di Cisarua

“Ketika musim rambutan, musim mangga, tidak perlu ke Indramayu. Ada di hutan kota,” katanya.

Politisi PKB itu juga mendorong agar program ini tidak berhenti di satu titik. Seluruh klaster perumahan di Sentul City yang memiliki taman dalam prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) diwajibkan ikut menanam dengan skema satu rumah satu pohon,  ditanam langsung di tanah, bukan di pot.

Legislator daerah itu menyebut kolaborasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan program. Ia mengapresiasi keterlibatan Karang Taruna Babakan Madang, Karang Taruna Desa Sumur Batu, manajemen PT Sentul City, hingga klaster perumahan Venesia.

Baca Juga :  Gelora Pakansari Berbenah Jelang Dua Laga Timnas di Piala AFF 2026

“Ini program masyarakat, dan Pemda memberikan dukungan. Kalangan pengusaha, pengembang, dan developer juga ikut mempertahankan lahan hijau,” ujarnya.

Bagi Sogir, program ini bukan sekadar seremonial tanam pohon. Ia mengaitkannya langsung dengan meningkatnya frekuensi bencana longsor yang belakangan kerap melanda Kabupaten Bogor.

“Kita sering terjadi longsor karena kurang peduli dengan alam. Maka jangan pernah berhenti menanam,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan yang ia sebut sebagai prinsip hidupnya dalam menjaga lingkungan.

“Kita menjaga alam, alam akan menjaga kita,” tuntasnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel