TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kelulusan dalam SNBP 2026 menjadi kabar menggembirakan bagi banyak siswa. Namun, bagi pendaftar KIP Kuliah, perjalanan belum sepenuhnya selesai.
Setelah dinyatakan lolos seleksi masuk perguruan tinggi, calon mahasiswa masih harus melalui sejumlah tahapan agar benar-benar bisa menerima bantuan biaya pendidikan tersebut.
Salah satu langkah utama yang wajib dilakukan adalah melakukan daftar ulang di perguruan tinggi tujuan. Proses ini menjadi syarat awal sebelum status sebagai penerima KIP Kuliah dapat dipastikan.
“Peserta yang lolos SNBP tetap harus menyelesaikan registrasi ulang di kampus agar tercatat resmi sebagai mahasiswa baru,” demikian penjelasan dari pihak terkait.
Selain itu, tahap penting berikutnya adalah proses verifikasi dan validasi data oleh perguruan tinggi. Penilaian ini dilakukan untuk memastikan bahwa penerima beasiswa benar-benar memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Kementerian melalui Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi menegaskan bahwa KIP Kuliah diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, yang datanya tercatat dalam sistem sosial ekonomi nasional, mulai dari kelompok sangat miskin hingga rentan miskin.
Pelaksana tugas Kepala PPAPT Kemdiktisaintek, Sandro Mihradi, menyebut proses verifikasi menjadi langkah penting untuk menjaga ketepatan sasaran program bantuan pendidikan ini.
“Verifikasi dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini tidak ada lagi sistem kuota penerima KIP Kuliah di setiap perguruan tinggi. Penentuan penerima sepenuhnya berdasarkan kelayakan ekonomi dan hasil verifikasi data.
“Selama peserta memenuhi kriteria dan lolos seleksi masuk, peluang untuk mendapatkan KIP Kuliah tetap terbuka tanpa dibatasi kuota kampus,” tambahnya.
Dengan demikian, meski telah lolos SNBP, para pendaftar KIP Kuliah tetap perlu memastikan seluruh proses administrasi dan verifikasi berjalan lancar agar bantuan pendidikan dapat benar-benar diterima.***





































