TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kecelakaan tragis menimpa pesawat militer Lockheed C-130 Hercules milik Kolombia yang jatuh tak lama setelah lepas landas pada Senin (23/3/2026). Insiden ini menewaskan sedikitnya 48 orang dan melukai puluhan lainnya.
Pesawat tersebut dilaporkan membawa total 125 penumpang, yang sebagian besar merupakan personel militer. Kecelakaan terjadi di dekat wilayah Puerto Leguizamo, sebelum akhirnya jatuh di kawasan Putumayo.
Presiden Kolombia Gustavo Petro sebelumnya mengungkapkan bahwa sebanyak 77 korban luka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Laporan dari radio lokal menyebutkan, tim penyelamat masih terus melakukan proses evakuasi dan pencarian korban di lokasi kejadian. Hingga saat ini, sedikitnya 38 jenazah telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Sebelumnya, otoritas setempat sempat melaporkan jumlah korban tewas mencapai delapan orang dengan puluhan korban luka. Namun, data terbaru menunjukkan angka korban jiwa meningkat signifikan seiring proses pencarian yang masih berlangsung.
Hingga kini, penyebab pasti jatuhnya pesawat belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap faktor yang memicu kecelakaan tersebut.
Di tengah kabar duka ini, muncul pula laporan lain terkait insiden berbeda yang melibatkan pesawat militer di kawasan Amerika Selatan, di mana sebagian kru dilaporkan selamat meski pesawat jatuh di area padat kendaraan.
Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko dalam operasi penerbangan militer, terutama saat membawa banyak personel dalam satu penerbangan.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































