TIMETODAY.ID, PEKALONGAN – Terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kini menjadi sorotan publik. Penindakan yang dilakukan di wilayah Jawa Tengah itu turut menyeret nama kepala daerah yang baru dilantik untuk periode keduanya tersebut ke pusaran dugaan korupsi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penyidik mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tersebut, termasuk Bupati Pekalongan.
“Tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, salah satunya Bupati. Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi dikutip dari solobalapan.jawapos.com, Selasa (3/3/2026).
Berikut Rekam Jejak Lengkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Fadia lahir di Jakarta, 23 Mei 1978, dengan nama Laila Fathiah. Ia menjabat sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2024 dan kembali terpilih untuk periode berikutnya. Ia baru saja dilantik di Istana Merdeka pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan keduanya.
Sebelum berkiprah di politik, Fadia dikenal sebagai penyanyi dangdut. Ia merupakan putri pedangdut senior Indonesia, A. Rafiq, dan sempat merilis singel “Cik Cik Bum Bum” pada 2000 yang mengangkat namanya di industri hiburan.
Karier politiknya dimulai saat terpilih sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016 mendampingi Amat Antono. Pengalaman tersebut menjadi pijakan untuk maju dalam pemilihan kepala daerah hingga akhirnya memenangkan Pilkada dan menjabat sebagai Bupati Pekalongan.
Dari sisi pendidikan, Fadia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jakarta, kemudian melanjutkan studi S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 2013. Ia juga menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Stikubank Semarang dan memperoleh gelar Magister Manajemen pada 2015.
Selain menjabat sebagai kepala daerah, Fadia aktif di partai politik. Ia tercatat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan serta pernah menjabat Ketua KNPI Jawa Tengah periode 2016–2021.
Sebelum terjaring OTT, namanya sempat menjadi perbincangan di media sosial setelah memberikan respons keras terhadap kritik warga terkait infrastruktur di wilayahnya.
Editor : B. Supriyadi
Sumber : id.wikipedia.org
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































