Lewat Live Instagram, Cardi B Kagumi Ketahanan Umat Muslim Saat Berpuasa

Cardi B
Cardi B. Foto: instagram

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rapper dunia Cardi B mengungkapkan kekagumannya terhadap umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan selama belasan jam setiap hari. Pernyataan tersebut disampaikan pelantun lagu Bodak Yellow itu saat melakukan siaran langsung di Instagram pada 21 Februari 2026.

Dalam sesi live tersebut, Cardi B secara terbuka mengaku tidak membayangkan dirinya mampu menjalani puasa selama satu bulan penuh seperti umat Islam.

“Untuk semua saudara muslim yang sedang berpuasa, aku salut pada kalian. Sepertinya, ada alasan kenapa Tuhan tidak menciptakanku sebagai muslim,” katanya sambil mengunyah kentang goreng.

Advertisement
Baca Juga :  Kontroversi di Inggris: Lagu ‘K-Pop Demon Hunters’ Dilarang di Lingkungan Sekolah

Ia kemudian menjelaskan alasan pribadi di balik pernyataannya itu. Menurutnya, kondisi fisiknya membuat ia sulit menahan lapar terlalu lama.

“Setelah bangun tidur, jika aku tidak makan paling telat 3 jam kemudian, kepalaku akan mulai terasa sakit. Aku bisa berhalusinasi dan mendengar suara-suara di kepalaku,” ujarnya.

Meski demikian, rapper asal Amerika Serikat tersebut mengaku sangat menghargai dedikasi umat Muslim yang menjalankan puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan.

“Mereka sangat mencintai Tuhannya. Aku apresiasi ketika manusia mematuhi penciptanya,” tambahnya.

Pernyataan Cardi B itu kemudian ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Banyak pengguna internet menilai komentarnya sebagai bentuk penghormatan terhadap praktik keagamaan umat Islam.

Baca Juga :  Lesti Kejora Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta oleh Yoni Dores

Salah satu akun, @Youngsixtus, menilai kejujuran Cardi B justru menunjukkan rasa respek terhadap ibadah puasa Ramadan.

“Setidaknya, dia jujur dengan apa yang dirasakannya. Tidak semua orang bisa berpuasa. Karena itu, kami menghormati umat muslim yang berpuasa selama bulan Ramadhan. Kalian luar biasa,” tulis akun tersebut.

Respons publik yang beragam menunjukkan bagaimana figur publik global kerap menjadi jembatan percakapan lintas budaya dan agama, terutama ketika Ramadan kembali menjadi momen spiritual yang mendapat perhatian dunia.***

Editor : Syafira

Sumber : Okezone.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel