Dean Huijsen Minta Maaf Usai Repost Konten Bernuansa Rasis terhadap Warga China

huijsen
Dean Huijsen meminta maaf usai me-repost konten bernuansa rasis terhadap masyarakat China. (Getty Images)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Bek muda Real Madrid, Dean Huijsen, menjadi sorotan setelah mengunggah ulang (repost) konten yang dinilai bernuansa rasis terhadap masyarakat China. Pemain berusia 20 tahun itu mengaku khilaf dan telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Kontroversi bermula akhir pekan lalu ketika Huijsen me-repost sebuah unggahan di Instagram yang menampilkan seseorang keturunan Asia disertai komentar ofensif. Dua komentar tersebut dianggap menghina ciri fisik orang China dan memicu reaksi keras dari warganet, khususnya di Negeri Tirai Bambu.

Baca Juga :  Genangan Air di Swadarma Jakarta Selatan Hambat Perjalanan TransJakarta

Unggahan itu segera dihapus dari akun pribadinya setelah menuai kritik luas. Huijsen kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui akun Weibo resmi Real Madrid, menggunakan bahasa China.

Advertisement

“Saya dengan tulus meminta maaf kepada teman-teman Tiongkok saya. Sebelumnya saya secara tidak sengaja meneruskan konten yang berisi pesan-pesan yang menyinggung. Itu benar-benar tidak disengaja, dan saya menyesali ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tulis Huijsen.

Namun, laporan dari ESPN menyebut sebagian warganet China belum puas. Permintaan maaf dinilai kurang maksimal karena hanya dipublikasikan di Weibo dan tidak diunggah di platform lain seperti Instagram.

Baca Juga :  Banjir Rendam 17 RT di Jakarta, Terparah Terjadi di Jakarta Timur

Insiden ini terjadi tak lama setelah rekan setimnya, Vinicius Junior, diduga menjadi korban rasisme dalam laga kontra Benfica dan telah dilaporkan ke UEFA.

Kasus tersebut kembali menegaskan bahwa isu rasisme masih menjadi persoalan serius di dunia sepak bola, termasuk di ruang digital yang tak lepas dari sorotan publik global. (MG7)

Editor : Davin

Sumber : detiksport.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel