Tak Hanya Jadi Penerjemah, Ini 5 Prospek Kerja Lulusan Bahasa Prancis

bahasa
ilustrasi belajar bahasa prancis. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Minat terhadap jurusan bahasa asing terus meningkat di kalangan calon mahasiswa. Selain membuka peluang berkarier hingga ke luar negeri, kemampuan menguasai bahasa asing juga menjadi bekal penting untuk membangun relasi dalam pergaulan internasional.

Salah satu bahasa yang mulai banyak dilirik adalah bahasa Prancis. Bahasa ini tidak hanya digunakan di negara asalnya, tetapi juga menjadi bahasa resmi di 29 negara yang tersebar di Eropa, Afrika, hingga Oseania. Pengaruhnya yang kuat dalam dunia bisnis dan diplomasi membuat keahlian berbahasa Prancis memiliki nilai strategis di dunia kerja.

Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengungkap sejumlah prospek karier yang dapat ditempuh lulusan bahasa Prancis, dikutip selasa (10/2/2026).

Advertisement

Menembus Dunia Korporasi dan Diplomasi

Kemampuan berbahasa Prancis membuka pintu masuk ke perusahaan multinasional asal Prancis yang beroperasi di Indonesia. Sejumlah perusahaan besar seperti Danone, Michelin, Total Energies hingga L’Oréal kerap membutuhkan tenaga profesional yang mampu menjadi penghubung komunikasi antara kantor pusat di Paris dan cabang di Indonesia.

Posisi seperti Expat Liaison, Bilingual Secretary, hingga Public Relations menjadi peran strategis dalam menjembatani komunikasi lintas negara.

Selain pengalaman kerja internasional, profesi ini juga menawarkan pendapatan yang cukup menjanjikan, berkisar Rp10 juta hingga Rp35 juta per bulan, tergantung tanggung jawab pekerjaan.

Baca Juga :  Tak Mau Bergantung pada AS, Prancis Mulai Migrasi ke Sistem Open-Source

Interpreter, Penentu Kelancaran Komunikasi Global

Profesi juru bicara bahasa asing atau interpreter juga menjadi pilihan karier yang menjanjikan. Tugas utama interpreter adalah menerjemahkan percakapan secara langsung dalam berbagai forum, mulai dari konferensi internasional hingga pertemuan bisnis tingkat tinggi.

Pekerjaan ini menuntut kecepatan dan ketepatan dalam memahami konteks percakapan. Pendapatan interpreter umumnya dihitung berdasarkan agenda atau kontrak kerja, dengan kisaran Rp8 juta hingga Rp25 juta per bulan.

Sementara interpreter bersertifikat dapat memperoleh bayaran sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta per hari.

Peluang Mengajar di Sekolah Internasional

Kebutuhan tenaga pengajar bahasa Prancis juga meningkat, terutama di sekolah internasional yang memasukkan bahasa tersebut ke dalam kurikulum. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya, bahasa Prancis cukup diminati oleh siswa.

Sebagai pengajar di sekolah internasional, lulusan bahasa Prancis berpotensi memperoleh gaji sekitar Rp7 juta hingga Rp15 juta per bulan, belum termasuk berbagai tunjangan tambahan yang biasanya disediakan pihak sekolah.

Menjadi Pemandu Wisata Khusus Wisatawan Frankofon

Di sektor pariwisata, kemampuan bahasa asing menjadi nilai tambah yang besar. Wisatawan dari negara berbahasa Prancis seperti Prancis, Belgia, dan Swiss dikenal sebagai turis loyal dengan tingkat pengeluaran tinggi.

Baca Juga :  Cara Mudah Membuat Éclair ala Prancis di Rumah

Pemandu wisata yang mampu berkomunikasi dalam bahasa ibu wisatawan sekaligus memahami budaya mereka biasanya lebih diminati.

Profesi ini menawarkan fleksibilitas kerja serta peluang mendapatkan tip tambahan. Pendapatan pemandu wisata bahasa Prancis dapat mencapai Rp5 juta hingga Rp15 juta per bulan, terutama saat musim liburan.

Penerjemah Dokumen Bersertifikat

Pilihan karier lainnya adalah menjadi penerjemah dokumen resmi atau sworn translator. Profesi ini membutuhkan sertifikasi khusus agar hasil terjemahan diakui secara hukum.

Seorang penerjemah dokumen biasanya menangani berbagai berkas penting seperti ijazah, kontrak kerja, akta, hingga dokumen hukum.

Pendapatan penerjemah dokumen umumnya dihitung per lembar dokumen. Rata-rata penghasilan berada di kisaran Rp5 juta hingga Rp12 juta per bulan, bergantung pada jumlah proyek yang dikerjakan.

Secara umum, peluang karier lulusan bahasa Prancis akan semakin terbuka jika kemampuan bahasa yang dimiliki benar-benar teruji dan memiliki sertifikasi yang diakui.

Penguasaan bahasa asing kini tidak hanya menjadi keahlian tambahan, tetapi juga dapat menjadi jalan menuju karier global.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel