Disentil Prabowo di Rakornas, Satpol PP Tertibkan 382 Spanduk-Baliho di Babakan Madang

382 spanduk
Petugas Satpol PP Kabupaten Bogor menertibkan spanduk dan baliho di sepanjang Jalan Cijayanti–Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026). Penertiban tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penataan spanduk dan baliho yang dinilai mengganggu estetika kawasan. Foto : Dok. Dok. Satpol PP

TIMETODAY.ID, BOGOR– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menertibkan 382 spanduk, baliho, dan reklame di sepanjang Jalan Cijayanti–Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

Penertiban tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penataan spanduk dan baliho di wilayah Bogor yang dinilai mengganggu keindahan kawasan.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor, Rhama Kodara mengatakan, penertiban bertujuan menjaga ketertiban umum sekaligus memperbaiki estetika lingkungan.

Advertisement

“Sebanyak 382 spanduk dan baliho ditertibkan, di antaranya spanduk ruko serta baliho rumah makan, hotel, dan kafe,” kata Rhama saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga :  Prabowo di Tiananmen, Sejajar dengan Xi, Putin, dan Kim di Parade Militer China

Ia menjelaskan, kegiatan penertiban dimulai pada Senin pukul 14.45 WIB dan berakhir pada Selasa sekitar pukul 03.15 WIB dini hari. Penertiban dipimpin oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor bersama Camat Babakan Madang serta melibatkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKP) Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti maraknya pemasangan spanduk dan baliho di wilayah Bogor yang dinilai merusak keindahan kawasan, khususnya di jalur menuju perbukitan dan kawasan wisata.

Baca Juga :  Koalisi Politiko Birokrasi Predatori

Sorotan tersebut disampaikan Presiden saat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

“Kalau saya naik ke Hambalang, spanduk, spanduk, spanduk. Ayam goreng pesan satu dapat satu gratis, kenapa harus besar-besar? Turis datang enggak mau melihat spanduk,” ujar Prabowo.

Prabowo meminta pemerintah daerah menertibkan spanduk dan baliho secara terkoordinasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk asosiasi pengusaha, agar penataan ruang publik dapat berjalan tertib dan berkelanjutan.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel