Kandang Kambing Tepi Sungai Jadi Saksi Akhir Pencarian Bocah Hanyut

Kandang kambing
Camat Cibinong Acep Sajidin memberikan keterangan terkait penemuan bocah AS (3) yang hanyut di Kali Jantung, Kamis (29/1/2026). Bocah tersebut ditemukan tersangkut di bawah kandang kambing di Kampung Bendungan, Cilodong, Depok. Foto : timetoday.id/Amelia Aizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR –  Kandang kambing di Kampung Bendungan RT 01 RW 01, Kelurahan Cilodong, Depok, Jawa Barat, jadi saksi bisu penemuan jasad AS (3), bocah yang dilaporkan hanyut terseret arus Kali Jantung di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (29/1/2026).

Bocah itu ditemukan sekitar pukul 14.24 WIB setelah pencarian intensif oleh tim gabungan. Sebelumnya, AS dilaporkan hanyut Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Tubuh mungil AS tersangkut di cabang pohon yang menjulur ke aliran sungai, tepat di bawah kandang ternak warga. Posisinya tengkurap, terapung karena tertahan cabang.

Baca Juga :  Bachril Bakri Respon Soal Pemanggilan Dinas LH Terkait Penyegelan TPA Liar di Klapanunggal 

“Air sudah mulai landai sampai ke situ, jadi tersangkut. Di atasnya ada kandang kambing, persis di bawahnya,” tutur Camat Cibinong, Acep Sajidin, kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Advertisement

Sementara itu, Beben Baenal Arif dari Relawan Sintas Depok mengenang detik-detik penemuan itu. Tim pencari sempat mengira bocah itu berada di tumpukan sampah di aliran sungai. Namun firasat membawa mereka menelusuri lebih jauh, sekitar 20 hingga 30 meter dari titik tersebut.

“Pas dicek, betul dalam kondisi di bawah cabang. Ada jenis daun-daun yang menutupi,” kenang Beben.

Baca Juga :  Bocah Hanyut di Bogor Ditemukan Tewas 5 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Begitu menemukan, tim langsung menunggu bantuan untuk mengangkat jasad kecil itu dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri.

Pencarian yang memakan waktu berjam-jam itu tak mudah. Arus sungai yang deras dan bercabang di beberapa titik menjadi tantangan tersendiri.

“Memang tadi arus besar. Di sekitar RW 01 itu ada tiga cabang, dari sini RW 04 ada tiga cabang, setelah itu menyatu lagi,” ujar Acep.

Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Keluarga yang ditinggalkan menyatakan menerima kepergian buah hati mereka dengan ikhlas.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel