Detik-Detik Jet Tempur F-16 Thailand Bombardir Hotel Kasino di Kamboja

Kamboja
Detik-Detik Jet Tempur F-16 Thailand Bombardir Hotel Kasino di Kamboja. Foto: YouTube/Khmer Times

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Langit wilayah Thamma Da, Kamboja, baru saja berpendar ketika suara gemuruh memecah pagi. Pukul 05.55 waktu setempat, Sabtu (13/12/2025), dua jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) melintas rendah di atas sebuah hotel mewah yang juga berfungsi sebagai kasino. Detik-detik serangan udara itu terekam dalam video yang dirilis surat kabar Khmer Times.

Dalam rekaman tersebut, kedua jet terlihat terbang nyaris menyentuh atap bangunan sebelum menjatuhkan bom. Ledakan besar segera menyusul. Bola api membubung tinggi, diiringi kepulan asap hitam pekat dan material bangunan yang terlempar ke segala arah. Atap hotel tampak hancur, meninggalkan puing-puing yang berserakan.

Serangan ini menjadi bagian dari eskalasi konflik Thailand–Kamboja yang kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir. Angkatan Udara Thailand sebelumnya telah menjelaskan bahwa serangan udara tersebut bukan tanpa alasan. Menurut mereka, kasino-kasino di kawasan perbatasan Kamboja telah beralih fungsi menjadi pusat pendanaan dan komando operasi militer.

Advertisement
Baca Juga :  Konflik Memuncak, Thailand-Kamboja Saling Usir Duta Besar

Juru Bicara RTAF, Jackkrit Thammavichai, menyatakan target yang dihantam merupakan fasilitas strategis yang menopang kekuatan militer Kamboja, termasuk pusat kendali drone dan jalur logistik.

“Operasi ini dirancang untuk melumpuhkan kemampuan tempur musuh dan menghancurkan struktur dukungan keuangan Kamboja,” kata Jackkrit.

Dalam pernyataan terpisah, RTAF secara terbuka menuding kasino-kasino tersebut dikelola oleh sejumlah pengusaha Kamboja, termasuk pihak yang disebut memiliki keterkaitan dengan keluarga Presiden Senat Kamboja sekaligus mantan Perdana Menteri, Hun Sen. Thailand menilai penghancuran kasino menjadi langkah krusial untuk memutus aliran dana perang.

“Menghancurkan sumber penghasilan Hun Sen,” demikian pernyataan resmi RTAF.

Baca Juga :  Perjalanan Spiritual 36 Biksu Thudong: Empat Bulan Menapaki Jalan Menuju Candi Borobudur

Untuk menjalankan strategi tersebut, Thailand mengerahkan sejumlah jet tempur, termasuk F-16 dan Gripen, guna menggempur kasino serta fasilitas pendukung yang dianggap sebagai target militer bernilai tinggi.

Menurut RTAF, operasi udara ini bukan serangan terisolasi. Lebih dari 160 kasino dan kompleks komersial di sepanjang perbatasan Thailand–Kamboja disebut telah diubah fungsinya menjadi pusat komando, gudang senjata, hingga basis kejahatan lintas negara.

Struktur-struktur tersebut diduga terlibat dalam praktik penipuan internasional, perdagangan manusia, dan aktivitas kriminal lainnya, yang kini berfungsi ganda sebagai pusat operasi drone dan komando militer.

Serangan di Thamma Da pun menegaskan bahwa konflik kedua negara telah melampaui bentrokan di garis perbatasan, menyasar infrastruktur ekonomi yang dianggap menjadi urat nadi pembiayaan perang.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel