
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kota Sao Paulo, Brasil, masih menghadapi pemadaman listrik besar-besaran pada Kamis (11/12/2025) waktu setempat, sehari setelah angin kencang menumbangkan ratusan pohon dan merusak jaringan listrik di kota metropolitan tersebut. Gangguan ini membuat hampir 400 penerbangan dibatalkan dan aktivitas warga tersendat.
Melansir CNN, hingga kini perusahaan utilitas Enel belum bisa memastikan kapan layanan listrik kembali normal. Direktur Enel, Marcelo Puertas, menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengerahkan hingga 1.300 petugas untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan angin berkecepatan sekitar 100 kilometer per jam (62 mph).
Dampak angin ekstrem itu juga dirasakan di berbagai sudut kota. Pemerintah Kota Sao Paulo melaporkan sedikitnya 231 pohon tumbang akibat siklon ekstratropis yang terbentuk di wilayah selatan Brasil.
Sektor transportasi ikut terpukul. Otoritas penerbangan menyebut mayoritas pembatalan terjadi di Bandara Congonhas, namun Bandara Internasional Guarulhos yang berada di luar Sao Paulo juga mengalami gangguan operasional.
Di tengah situasi yang membuat aktivitas kota tersendat, Wali Kota Sao Paulo, Ricardo Nunes, meluapkan kekesalannya kepada Enel. Ia menilai perusahaan tersebut tidak bergerak cukup cepat dalam penanganan pemadaman.
“Setiap kali terjadi sesuatu, kita ditinggalkan tanpa listrik,” kata Nunes, Jumat (12/12/2025).
Kritik publik semakin memuncak setelah terlihat sejumlah mobil berlogo Enel terparkir di kantor perusahaan di pusat kota, memicu kemarahan warga dan pejabat karena dianggap tidak maksimal turun ke lapangan.
Tidak hanya listrik, layanan air bersih juga terdampak. Perusahaan utilitas air Sabesp menyatakan pada Kamis bahwa pemadaman listrik membuat pompa air tidak berfungsi secara optimal sehingga distribusi air terhambat.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































