IDEG Diluncurkan di London, Inggris Siapkan Prajurit untuk Medan Tempur Siber

IDEG
Ilustrasi turnamen esports. Foto: Fortnite Intel

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Inggris resmi memperkenalkan International Defence Esports Games (IDEG) sebagai arena latihan tempur digital bagi prajurit masa depan. Ajang yang digelar di London ini diikuti lebih dari 40 negara sekutu, sekaligus menandai langkah baru setelah pemerintah Inggris mengakui esports sebagai cabang olahraga militer pada 2024.

IDEG tidak sekadar turnamen gim. Program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antaranggota militer negara sekutu, tempat mereka menguji kecepatan berpikir, respon terhadap ancaman siber, hingga kemampuan mengoordinasikan strategi secara real time.

Pemerintah Inggris menyebut inisiatif ini sejalan dengan Plan for Change—agenda nasional yang berfokus memperkuat kesiapan pertahanan di tengah eskalasi ancaman digital global.

Advertisement

Ancaman itu tergolong nyata. Inggris kini menghadapi lebih dari 90.000 serangan siber setiap tahun. IDEG menjadi salah satu jawaban: melatih personel memantau ancaman ganda, tetap stabil di bawah tekanan, serta menyesuaikan strategi dari data intelijen yang bergerak cepat—seperti di medan tempur sesungguhnya.

Baca Juga :  Tak Diundang ke KTT G20, Afrika Selatan Gugat Keputusan Sepihak Trump

Beberapa negara yang telah memastikan partisipasi antara lain Inggris, Kanada, dan Polandia. Ukraina juga menjadi perhatian karena pemanfaatan teknologi gaming untuk membangun simulator drone yang terbukti meningkatkan akurasi serangan dan respons pilot di area konflik.

Momentum ini disebut sebagai lompatan paradigma perang modern. Menteri untuk Veteran dan Personel Inggris, Louise Sandher-Jones, menegaskan karakter peperangan kini tak lagi berdiri pada taktik fisik semata.

“Pelajaran dari Ukraina menunjukkan bahwa teknologi gaming dapat digunakan untuk melatih operator drone dan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan cepat yang sangat dibutuhkan dalam peperangan modern. IDEG menempatkan Inggris di garis depan transformasi ini dan memastikan angkatan bersenjata siap menghadapi konflik masa depan,” ujarnya, dikutip dari Techspot, Kamis (27/11/2025).

Final IDEG26 dijadwalkan berlangsung Oktober 2026 di National Gaming and Esports Arena di Sunderland. Selain pertandingan antaranggota militer, ajang ini juga menghadirkan forum keamanan siber, teknologi kecerdasan buatan, hingga operasi drone.

Baca Juga :  Kejar Standar Dunia, Prabowo Ajak Perguruan Tinggi Inggris Bangun 10 Universitas di Indonesia

Seluruh kegiatan akan disiarkan secara global sebagai bagian dari upaya edukasi dan berbagi strategi pertahanan digital.

Dukungan juga datang dari sektor pertahanan dan industri kreatif. Wakil Komandan Cyber and Specialist Operations Command Inggris Jenderal Sir Tom Copinger-Symes menyebut IDEG sebagai investasi strategis dalam kesiapan tempur digital, sementara Presiden British Esports Chester King menilai peluncuran IDEG sebagai babak baru bagi esports militer dan inovasi digital Inggris.

Peluncuran IDEG didukung oleh BAE Systems, Babcock International, dan BFBS sebagai mitra media resmi.

Untuk IDEG26, agensi global M&S Saatchi turut bergabung sebagai mitra pendiri—menguatkan posisi turnamen ini sebagai pertemuan antara pertahanan, teknologi, dan kompetisi esports.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel