
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Ada sesuatu yang selalu memikat ketika sebuah kisah legendaris memilih untuk beranjak ke babak baru tanpa benar-benar meninggalkan kenangan lamanya. Di dunia anime, konsep Generasi Penerus menjadi salah satu jembatan paling manis antara nostalgia dan petualangan baru. Kita diajak bertemu anak-anak atau penerus spiritual dari tokoh ikonik layaknya Boruto Uzumaki yang meneruskan cahaya sang Hokage terdahulu, Naruto.
Konsep ini bukan hanya soal darah atau garis keturunan. Ada beban harapan, bayang-bayang kejayaan masa lalu, dan pergulatan anak muda yang ingin membuktikan diri. Mereka tumbuh di dunia yang telah diwarnai perjuangan pendahulunya, namun tetap harus menghadapi ancaman baru yang tak kalah rumit. Dari keresahan pribadi hingga pertarungan menentukan takdir, lima anime berikut berhasil merangkum kehangatan warisan dan semangat untuk melanjutkan cerita yang tak pernah padam.
1. Boruto: Naruto Next Generations (2017)
Kita kembali ke Konoha yang kini jauh lebih damai, modern, dan dipenuhi teknologi. Di sinilah Boruto Uzumaki tumbuh sebagai ninja berbakat namun keras kepala, hidup di bawah bayang-bayang sang ayah, Naruto, yang kini menjadi Hokage Ketujuh. Kesibukan Naruto membuat Boruto merasa terabaikan, dan inilah awal dari perjalanan emosionalnya.
Bersama Sarada Uchiha dan Mitsuki, Boruto menjalani pelatihan ninja sambil menyadari bahwa kedamaian tidak selamanya abadi. Ancaman baru seperti organisasi Kara memaksa generasi muda ini menemukan jalan mereka sendiri, jauh dari sekadar menjadi “putra atau putri dari.” Boruto pun memulai pencarian identitas: bagaimana menjadi dirinya sendiri tanpa kehilangan warisan yang ia bawa.
2. Saint Seiya Omega (2012)
Bagi penggemar klasik Saint Seiya, Omega hadir sebagai penyegar sekaligus penghormat. Anime ini memperkenalkan Kouga, Saint Pegasus generasi baru yang sejak kecil dirawat oleh Saori Kido. Dengan desain armor modern yang kini berwujud “Cloth Stone,” kesatria muda ini memulai petualangan besar ketika dewi Athena diculik oleh Mars, dewa perang.
Kouga bersama rekan Saint lainnya harus belajar mengendalikan elemen, menguatkan Cosmo, dan menghadapi para Saint yang tersesat dalam konflik. Kisah ini menekankan perkembangan Kouga sebagai pewaris tanggung jawab besar yang dulu diemban Seiya dan para Saint legendaris.
3. The Seven Deadly Sins: Four Knights of the Apocalypse (2023)
Enam belas tahun setelah Seven Deadly Sins membawa kedamaian untuk Britannia, dunia kembali bergolak. Kali ini, kita mengikuti Percival anak polos yang hidup damai bersama kakeknya, hingga sebuah tragedi memaksanya menghadapi kenyataan kelam: ia disebut sebagai salah satu kesatria yang diramalkan menjadi pemicu kehancuran dunia.
Perjalanan Percival membawanya bertemu karakter-karakter baru dan anak-anak dari generasi sebelumnya seperti Tristan dan Lancelot. Di antara misteri identitasnya dan bisikan ramalan, Percival harus memilih masa depannya sendiri menghancurkan dunia atau menyelamatkannya.
4. Yashahime: Princess Half-Demon (2020)
Kelanjutan dari InuYasha ini menghadirkan petualangan tiga gadis setengah iblis: Towa, Setsuna, dan Moroha. Terpisah sejak kecil akibat insiden misterius, Towa tumbuh di era modern, sementara Setsuna hidup sebagai pemburu iblis di masa feodal. Ketika akhirnya bertemu kembali, Setsuna tidak mengingat masa kecilnya sama sekali.
Bersama Moroha, mereka menjelajahi dua era waktu, mengungkap masa lalu keluarga mereka, memerangi iblis, sekaligus mencari cara untuk memulihkan ingatan Setsuna. Yashahime menawarkan kehangatan keluarga, misteri dua dunia, sekaligus kembalinya energi fantastik dari InuYasha.
5. MF Ghost (2023)
Dari dunia supernatural, kita melaju kencang ke jalanan gunung Jepang. MF Ghost adalah penerus spiritual Initial D, namun kini dengan sentuhan masa depan di mana mobil listrik dan otonom mendominasi. Di tengah semua itu, balapan MFG menjadi panggung bagi mobil-mobil bensin terakhir yang masih menunjukkan keganasannya.
Kanata Rivington murid dari Takumi Fujiwara datang ke Jepang untuk menemukan ayahnya. Dengan Toyota 86 sederhana, ia menghadapi deretan supercar dan pembalap elit di trek legendaris. Setiap tikungan bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga petunjuk menuju misteri hidupnya sendiri.
Generasi baru ini tidak hanya hidup di bawah nama besar orangtua atau pendahulu mereka. Mereka berjuang untuk membuka jalan baru, menciptakan kisah sendiri, dan menunjukkan bahwa warisan bukanlah beban melainkan dorongan untuk tumbuh menjadi lebih kuat.
Bagi penggemar lama maupun penonton baru, deretan anime ini adalah kombinasi sempurna antara nostalgia, emosi, dan petualangan segar. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































