
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kesibukan Narji Cagur kini tak hanya sebatas di panggung hiburan. Komedian yang dikenal dengan gaya kocaknya itu ternyata juga sibuk mengurus sawah dan kebun. Bagi Narji, bertani bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan cara mempertahankan tradisi keluarga yang diwariskan sejak lama.
“Sebenarnya gue kalau bertani itu dari kakek gue, bokap gue itu waktu Tangsel sebelum kayak sekarang. Itu kan dulu bokap gue di empang, di sawah, masih ada sawah di Pamulang itu kan,” ujar Narji saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan.
Kenangan masa kecilnya kerap membawanya kembali pada suasana sederhana bersama keluarga. Ia bercerita bagaimana dulu sering mengikuti sang ayah mengurus empang berisi ikan gurame, ikan mas, hingga mujair.
“Gue kan suka ngikut bokap gue tuh, ngerawat ikan, gurame, ikan mas, mujair gitu kan, di empang bokap gue gitu. Situ belajar, nenek gue masih punya sawah dulu, di Pamulang. Nah di situ di sawah itu gue belajar bagaimana bokap gue, nenek gue, mereka tuh nandur, matun gitu. Dari situ gue punya wah, jadi sampai sekarang enggak bisa hilang. Darah petaninya kayak gitu,” kenangnya.
Kini, Narji memang tak lagi punya lahan luas di Pamulang karena kawasan itu sudah berubah jadi area komersial. Namun, kecintaannya pada pertanian tetap ia jalani dengan mengelola lahan di beberapa daerah.
“Ya lokasi lahannya di deket sini di Pamulang. Tapi di Pamulang kan udah enggak mungkin jadi pertanian dong. Karena komersilnya udah ke arah sana kan. Ya di Pekalongan, ada di Tasik, Ciparung, nyimpen-nyimpen aja sedikit-sedikit,” tuturnya.
Perjalanan Narji membangun kembali “akar” keluarganya di bidang pertanian juga tak lepas dari hasil keringatnya di dunia hiburan. Bahkan, ia menyebut sang istri, Widiyanti, punya peran besar karena pandai menabung dan berinvestasi.
“Istri gue rajin nabung. Invest, bini gue, dia nabung tanahnya rajin di sini. Bini gue itu rajin beli tanah di kampung. Ada uang dia beli, ada uang dia beli,” ucapnya.
Kini, lahan yang dimilikinya ditanami beragam tanaman—mulai dari padi, sengon, hingga jahe.
“Ya yang ditanam macem-macem lah. Padi, sengon, jahe, yang gitu-gitu aja,” pungkas Narji.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































