TIMETODAY.ID, JAKARTA — Jerawat di dagu sering kali muncul tiba-tiba kadang hanya satu, kadang bergerombol dan cukup mengganggu penampilan sekaligus rasa percaya diri.
Meski umum dialami oleh remaja maupun orang dewasa, banyak orang belum menyadari bahwa jerawat di area dagu punya pola dan pemicu yang khas, mulai dari faktor hormon hingga kebiasaan sehari-hari.
Menurut sejumlah ahli kulit, area dagu memang lebih rentan mengalami jerawat. Selain pengaruh hormon, gesekan dari masker, kebiasaan menyentuh dagu, hingga produk kosmetik yang menyumbat pori-pori bisa menjadi penyebabnya.
Karena itu, mengenali tanda-tanda awal jerawat di dagu penting agar tidak berujung pada bekas hitam yang sulit hilang.
Tanda-Tanda Jerawat di Dagu
Beberapa ciri yang perlu diwaspadai antara lain:
- Benjolan nyeri: biasanya kemerahan, terasa sakit saat disentuh, dan menandakan peradangan aktif.
- Kulit sekitar memerah: bagian dagu tampak lebih merah dibanding kulit sekitarnya.
- Titik putih atau kuning: munculnya nanah di puncak benjolan, tanda jerawat sedang aktif.
- Rasa gatal atau panas: bisa muncul sebelum jerawat terlihat maupun saat sudah meradang.
- Kulit kering atau mengelupas: sering disebabkan produk perawatan atau efek krim jerawat.
- Bekas kehitaman: muncul setelah jerawat sembuh, apalagi jika sering dipencet.
Cara Mengatasi Jerawat di Dagu
Meski terlihat sepele, jerawat di dagu perlu ditangani dengan benar. Berikut langkah sederhana yang bisa dicoba:
- Rajin membersihkan wajah
Cuci muka dua kali sehari dengan sabun wajah lembut, lalu gunakan pelembap dan sunscreen noncomedogenic. - Hindari memencet jerawat
Tekanan bisa memperparah infeksi dan meninggalkan bekas hitam. Pilih krim jerawat dengan kandungan benzoil peroksida, asam salisilat, atau retinoid sesuai aturan. - Jaga kebersihan
Cuci tangan, ganti sarung bantal, masker, dan bersihkan benda yang sering menyentuh dagu. - Kelola stres dan pola makan
Perbanyak buah dan sayur, kurangi makanan tinggi gula atau lemak jenuh, serta lakukan relaksasi agar hormon tetap seimbang.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika jerawat di dagu tidak kunjung membaik, sering kambuh, atau justru menimbulkan gejala lebih serius seperti bengkak parah, nyeri hebat, atau disertai demam, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kulit.
Penanganan medis akan membantu menentukan apakah masalah dipicu hormon, infeksi, atau faktor lain.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, tanda jerawat di dagu bisa dikendalikan, kulit tetap sehat, dan rasa percaya diri pun kembali.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































