TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di era digital dan media sosial yang serba cepat, hubungan sosial mengalami perubahan cara berkomunikasi dan berinteraksi. Salah satu fenomena yang marak terjadi dan menjadi perhatian banyak orang terutama generasi muda adalah social ghosting.
Istilah ini berasal dari kata “ghost” yang berarti hantu, menggambarkan sikap tiba-tiba menghilang tanpa jejak atau kabar kepada teman atau orang terdekat.
Apa Itu Social Ghosting?
Social ghosting adalah perilaku seseorang yang memutuskan semua bentuk komunikasi dengan teman atau kenalannya secara tiba-tiba tanpa ada alasan maupun kata perpisahan.
Hubungan pertemanan yang biasanya hangat dan intens berubah menjadi sepi tanpa ada penjelasan, sehingga meninggalkan rasa bingung, sakit hati, dan kehilangan bagi pihak yang ditinggalkan.
Ghosting bisa terjadi dalam berbagai konteks sosial, mulai dari persahabatan, kenalan baru di media sosial, sampai relasi kerja.
Penyebab Social Ghosting
Ada berbagai alasan yang menyebabkan seseorang melakukan social ghosting, di antaranya:
- Merasa hubungan sudah tidak nyaman atau membebani tanpa berani mengungkapkan secara langsung.
- Ingin menghindari konflik atau percakapan yang sulit tentang alasan putus hubungan.
- Kecenderungan menghindar dari masalah dan ketidakmampuan menghadapi emosi atau perasaan orang lain.
- Kesibukan hidup dan prioritas lain yang membuat komunikasi terabaikan secara gradual sampai menghilang.
- Perubahan perasaan atau ketidaktertarikan yang disembunyikan tanpa pemberitahuan.
Dampak Social Ghosting
Diterima begitu saja, social ghosting dapat menimbulkan dampak negatif terutama bagi yang di-ghosting, seperti:
- Perasaan tidak dihargai dan bingung karena tidak ada penjelasan yang jelas.
- Rasa sedih yang berujung pada kehilangan kepercayaan diri dan rasa trauma dalam menjalin hubungan sosial.
- Menimbulkan rasa kesepian dan frustrasi yang dapat memengaruhi kesehatan mental.
- Kesulitan untuk menerima dan melepas hubungan yang tiba-tiba putus tanpa komunikasi jelas.
Cara Menghadapi Social Ghosting
Mengalami social ghosting memang tidak mudah, namun ada cara-cara untuk menyikapinya secara dewasa:
- Terima kenyataan dan jangan menyalahkan diri sendiri atas tindakannya.
- Hindari terus-menerus mencoba menghubungi atau mencari alasan yang tidak pasti.
- Gunakan kesempatan ini untuk introspeksi dan fokus pada hubungan yang sehat dan saling menghargai.
- Cari dukungan dari teman atau keluarga lain untuk mengurangi rasa kesepian.
- Berikan waktu bagi diri sendiri untuk move on dan membuka peluang persahabatan baru.
Kesimpulan
Social ghosting adalah fenomena pertemanan yang hadir seiring perubahan cara berkomunikasi zaman now.
Meskipun terlihat sepele, ghosting tanpa kata perpisahan ini dapat menyakitkan dan berdampak pada psikologis seseorang.
Oleh karena itu penting untuk membangun komunikasi yang terbuka dan jujur agar hubungan sosial tetap harmonis dan saling menghargai satu sama lain.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































