IKN Bangun Kawasan Terpadu, RM Sederhana Jadi Bagian Ekosistem Kota Baru

IKN
Rumah Makan Sederhana masakan padang akan nongol di IKN. (foto: Dok. Otorita IKN)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini tak hanya berbicara soal infrastruktur pemerintahan, tetapi juga mulai merambah ke aspek kehidupan sehari-hari warganya. Kamis (28/8/2025), Otorita IKN bersama PT Vitka Delifood resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pengembangan lahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Dari kolaborasi ini, Rumah Makan Sederhana salah satu jaringan kuliner Nusantara paling populer dipastikan akan hadir di jantung ibu kota baru.

Lahan yang dikelola PT Vitka Delifood seluas 12.713 m² di KIPP 1A akan disulap menjadi kawasan terpadu.

Advertisement
Baca Juga :  Mengintip Menu Makan Presiden Jokowi saat Berkantor di IKN

Tak hanya restoran, area tersebut juga akan menampung perkantoran, lembaga riset, masjid, hingga fasilitas pendukung lain yang dirancang untuk menunjang aktivitas masyarakat IKN. Pembangunan tahap pertama ditargetkan dimulai pada kuartal IV 2025.

“Kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menghadirkan kuliner Nusantara di IKN. Kami berharap dapat mempercepat terwujudnya ekosistem kota yang hidup di IKN,” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulis yang menaguti dari detik.com.

Basuki menegaskan, kemitraan ini adalah bukti nyata keterlibatan sektor swasta dalam mempercepat pembangunan IKN.

Baca Juga :  Link, Lokasi serta Cara Penukaran Uang Baru untuk Hari Raya Idul Fitri 2024

Kehadiran restoran yang sudah melekat di hati masyarakat Indonesia diharapkan bisa memberi nuansa khas Nusantara pada wajah ibu kota baru.

“Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari pembangunan IKN. Kehadiran RM Sederhana di sini diharapkan mampu menghadirkan sajian kuliner yang sudah dikenal luas masyarakat,” tutur Komisaris Utama PT Vitka Delifood, Asman Abnur.

Dengan langkah ini, IKN tak hanya diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan modern, melainkan juga ruang hidup yang inklusif, berkelanjutan, serta merefleksikan kekayaan budaya bangsa.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel