TIMETODAY.ID — Keamanan para idola K-Pop kembali jadi sorotan setelah HYBE Labels mengonfirmasi insiden yang menimpa boy group ENHYPEN. Dalam pernyataan resminya, agensi raksasa Korea Selatan itu mengungkapkan adanya fans sasaeng yang nekat menerobos masuk ke asrama ENHYPEN dan merekam aktivitas para member secara diam-diam.
Insiden ini tentu membuat banyak pihak geram, terutama para penggemar yang menilai bahwa asrama seharusnya menjadi tempat paling aman dan privat bagi idol.
HYBE memastikan tidak tinggal diam. Mereka langsung membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melibatkan polisi.
“Saat ini, mereka sedang dalam pemeriksaan polisi. Kami akan berperan aktif dalam proses investigasi untuk memastikan pelaku mendapat hukuman yang tepat,” tegas HYBE Labels dalam pernyataan yang dikutip dari Koreaboo, Selasa (1/7/2025).
Info Pribadi Diperjualbelikan
Tak berhenti sampai di situ, HYBE juga menemukan adanya praktik jual beli data pribadi para member ENHYPEN yang beredar di dunia maya, terutama di platform asing.
Mereka menyebut akan mengambil langkah tegas, bahkan hingga melibatkan otoritas di luar negeri.
“Kami akan mengambil tindakan hukum yang tegas, termasuk melaporkan akun-akun hoax kepada otoritas berwenang di China, yang menjual informasi pribadi artis kami secara daring,” tambah pihak agensi.
HYBE Labels menegaskan akan terus memantau peredaran informasi ilegal tersebut. Bagi mereka, perlindungan privasi dan keselamatan artis menjadi prioritas tanpa kompromi.
Fans Marah dan Khawatir
Kasus ini sontak membuat penggemar khawatir sekaligus murka. Banyak yang mendesak HYBE untuk benar-benar serius menindak para sasaeng.
“HYBE, pastikan kalian menyelesaikan masalah ini dengan serius. Karena ini bukan masalah sederhana,” tulis salah satu fans di media sosial.
Komentar lain menyuarakan kegelisahan mendalam atas gangguan yang dialami para member di ruang paling pribadi mereka.
“Bayangkan para member itu harus menghadapi para penguntit di tempat di mana mereka harusnya merasa paling aman dan nyaman.”
Kasus sasaeng memang bukan cerita baru di industri hiburan Korea Selatan. Namun, insiden terbaru ini kembali menjadi pengingat bahwa batas privasi harus ditegakkan, seberapapun besarnya popularitas seorang idol.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel







































