Situs Kerajaan Tarumanegara di Bogor: Warisan Sejarah yang Belum Terkuak Sepenuhnya

Kerajaan Tarumanegara
Situs Kerajaan Tarumanegara di Bogor: Warisan Sejarah yang Belum Terkuak Sepenuhnya

TIMETODAY.ID — Di tengah geliat modernisasi yang terus berkembang, sejarah tetap menunjukkan jejak-jejaknya yang tak lekang oleh waktu. Salah satunya terlihat di Desa Ciaruten Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, di mana warisan Kerajaan Tarumanegara masih terpatri dalam bentuk prasasti dan situs purbakala.

Desa yang terletak di barat daya Kabupaten Bogor ini menyimpan setidaknya empat situs peninggalan yang telah dikelola secara resmi.

Keempat situs tersebut adalah Situs Ciaruten, Situs Kebon Kopi, Situs Megalitikum, dan Situs Muara Cianten. Masing-masing memiliki keunikan dan nilai sejarah yang sangat penting dalam memahami masa kejayaan kerajaan Hindu tertua di Nusantara ini.

Advertisement

Namun, di balik pengelolaan empat situs tersebut, masih tersimpan berbagai misteri yang belum terpecahkan.  Pengelola setempat meyakini bahwa kemungkinan masih terdapat peninggalan arkeologis lain yang belum ditemukan, tersembunyi di bawah lapisan tanah atau tertutup oleh perkembangan zaman.

Juru Kunci Prasasti Ciaruten, Ugan Sugandi, mengatakan situs peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Baca Juga :  Angkot Oleng Tabrak Truk di Bogor, Dua Penumpang Luka Berat

“Kalau untuk sejauh ini memang belum ada temuan arkeologis lagi. Tapi wilayah Desa Ciaruten Ilir, khususnya Kampung Muara, adalah tempat yang memang sejak tahun 1958 sudah mulai diteliti dan ditetapkan sebagai situs cagar budaya nasional. Jadi tidak menutup kemungkinan masih ada peninggalan arkeologis yang belum ditemukan di wilayah ini,” kata  Ugan Suganda Juru Kunci Prasasti Ciaruten kepada Bogortoday. com saat ditemui di kawasan situs, Senin (2/6/2025).

Lebih lanjut, Ugan menjelaskan bahwa meskipun saat ini baru empat situs yang telah dikelola secara aktif, potensi keberadaan situs lain tetap terbuka. Penelitian lebih lanjut, kata dia, sangat diperlukan untuk menggali lebih dalam nilai historis desa ini.

Ketika ditanya apakah ada rencana untuk menyatukan keempat situs yang sudah ditemukan ke dalam satu lokasi atau kawasan khusus, Ugan menepis kemungkinan tersebut.

“Tidak ada rencana untuk menyatukan semuanya. Kalau setiap situs atau peninggalan disatukan, itu berarti dilakukan relokasi. Relokasi hanya akan dilakukan jika kondisi prasasti atau peninggalan tersebut sangat sulit dijangkau oleh masyarakat, misalnya seperti yang ada di Sungai Bentul,” jelasnya.

Baca Juga :  Atraksi Pencak Silat dan Debus Meriahkan CFD Tegar Beriman Kabupaten Bogor

Ugan menambahkan bahwa pihak pengelola situs telah melakukan koordinasi dengan lembaga terkait. Menurut informasi yang ia terima, ada rencana untuk memindahkan atau merelokasi beberapa peninggalan ke tempat yang lebih aman dan mudah diakses oleh masyarakat, terutama untuk keperluan edukasi generasi muda.

Situs-situs peninggalan Tarumanegara di Ciaruten Ilir bukan hanya penting sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai saksi bisu peradaban kuno yang pernah berjaya di tanah Jawa Barat.

Kerajaan Tarumanegara, yang diperkirakan berdiri pada abad ke-4 hingga ke-7 Masehi, dikenal melalui berbagai prasasti batu bertuliskan huruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. Prasasti-prasasti ini membuktikan eksistensi kerajaan yang dipimpin oleh Raja Purnawarman, tokoh besar dalam sejarah Nusantara.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel