TIMETODAY.ID — Hari Raya Idul Adha selalu menjadi momen istimewa penuh keberkahan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial, perayaan ini juga identik dengan melimpahnya daging kurban—baik sapi, kambing, maupun domba—yang siap diolah menjadi sajian lezat untuk keluarga dan tetangga.
Namun, ada tantangan yang kerap membuat sebagian orang kurang nyaman saat mengolah daging kurban, terutama daging kambing. Bau amis atau prengus yang muncul saat memasak seringkali mengganggu kenikmatan hidangan. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu menghilangkan aroma tak sedap tersebut agar daging kurban semakin menggugah selera.
Jangan langsung masak, beri waktu agar daging “beristirahat”
Setelah proses penyembelihan, daging yang masih segar biasanya mengandung banyak darah dan tekstur seratnya masih kaku. Oleh sebab itu, daging sebaiknya tidak langsung dimasak. Diamkan dulu selama 4 sampai 6 jam di suhu ruang, atau lebih baik lagi simpan di lemari pendingin selama minimal 12 jam. Proses ini membantu daging menjadi lebih lunak secara alami, membuat teksturnya lebih empuk dan cita rasanya lebih optimal.
Cuci bersih dengan air mengalir dan perasan jeruk nipis
Membersihkan daging di bawah air mengalir efektif menghilangkan sisa darah. Agar bau amis berkurang, balurkan perasan jeruk nipis atau lemon pada daging, lalu diamkan sekitar 15-30 menit sebelum dibilas kembali. Kandungan asam pada jeruk ini tak hanya menetralisir aroma tak sedap, tapi juga membantu membunuh bakteri yang mungkin menempel.
Rempah-rempah aromatik jadi senjata ampuh
Jahe, lengkuas, serai, daun salam, dan kayu manis bukan hanya memberi aroma khas yang menggoda, tapi juga berfungsi menyerap bau prengus pada daging. Sebelum diolah, rebus daging bersama rempah-rempah ini agar aroma amis benar-benar tersingkir dan rasa daging semakin kaya.
Rebus dua kali untuk hasil maksimal
Metode double boil ini sering dipakai untuk menghilangkan darah dan lemak yang menyebabkan bau tidak sedap. Rebus daging selama 5–10 menit, buang airnya, lalu lanjutkan merebus kembali dengan air baru yang sudah dicampur rempah. Cara ini sangat efektif terutama untuk daging kambing dan jeroan.
Pilih bagian daging yang tepat
Jika ingin hidangan yang bebas bau amis, pilihlah potongan daging bagian dalam (seperti loin atau has) yang cenderung memiliki aroma lebih ringan dibanding bagian luar yang berlemak.
Buang lemak berlebih
Lemak pada daging kambing sering menjadi sumber bau prengus. Saat membersihkan, pastikan memotong dan membuang bagian lemak yang berlebihan agar aroma tak sedap dapat diminimalisir saat dimasak.
Manfaatkan yogurt atau susu
Rendam daging dalam yogurt tawar atau susu selama 30 menit hingga satu jam sebelum memasak. Kandungan asam laktatnya dapat melunakkan daging sekaligus membantu mengurangi bau amis.
Masak dengan teknik slow cooking
Memasak dengan api kecil dalam waktu lama seperti pada gulai atau semur tidak hanya membuat daging lebih empuk, tapi juga memungkinkan aroma amis menguap perlahan, menjadikan hidangan lebih harum dan menggoda selera.
Dengan mengetahui trik sederhana ini, momen memasak daging kurban di Hari Raya Idul Adha pun jadi lebih menyenangkan. Aromanya yang segar dan rasa yang lezat tentu akan memanjakan lidah seluruh anggota keluarga dan tamu yang datang.
Selamat mencoba dan semoga hidangan daging kurban Anda menjadi berkah bagi semua!
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































