Sapi Kurban Ras Bali dari Bima Laris Manis Jelang Iduladha

Iduladha
Sapi Kurban Ras Bali dari Bima Jadi Primadona di Cibinong Jelang Iduladha. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Sepekan jelang Hari Raya Iduladha, geliat penjualan hewan kurban mulai terasa di berbagai pelosok tanah air. Salah satunya di lapak milik Syahrul yang berdiri di kawasan Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kesibukan tampak kian meningkat sejak dua minggu terakhir.

“Alhamdulillah, mendekati hari raya ini makin ramai. Karena biasanya memang mepet-mepet begini baru banyak yang beli. Sekarang udah masuk 200 ekor sapi yang laku,” ujar Syahrul saat disambangi timetoday.id, Sabtu (31/5/2025).

Lapak Basmallah, demikian Syahrul menamai usahanya, memasarkan sapi-sapi lokal yang didatangkan langsung dari Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebagian besar adalah ras Bali, sementara sisanya merupakan hasil silangan dengan jenis Brahma.

“Bima paling campur sama silangan aja, sama Brahma. Kalau sapi Bima itu terkenal dari ras Bali, kuat fisiknya,” jelas Syahrul sambil menunjukan beberapa sapi yang sedang beristirahat di kandang.

Bobot sapi yang dijual di lapaknya bervariasi, mulai dari 200 kilogram hingga mendekati 600 kilogram. Harga pun menyesuaikan, berkisar antara Rp14 juta hingga Rp35 juta, tergantung ukuran dan jenis.

Namun, Syahrul mengaku tak terlalu mengejar keuntungan besar. Ia lebih memilih menyesuaikan harga dengan kemampuan masyarakat sekitar.

“Karena ini punya kita sendiri, beda sama lapak lain yang pegawainya banyak. Jadi keuntungannya nggak kita patok tinggi. Ada yang murah, ada juga yang enggak, kita lihat-lihat kondisi pembeli saja,” tuturnya.

Tak hanya menjual, Syahrul juga memastikan kualitas dan kesehatan sapi-sapi di lapaknya. Ia bekerja sama dengan dokter hewan untuk rutin melakukan pemeriksaan, guna memastikan seluruh ternak bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Jadi tetap ada dokter yang periksa di sini. Untuk pakan juga alami, nggak pakai konsentrat, karena sapi dari Bima biasa makan rumput alami,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh sapi yang dijual telah divaksinasi dan melewati prosedur pemeriksaan ketat sebelum dikirim ke lapak.

“Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada yang kena PMK. Sapi dari Bima ini memang terkenal kuat secara fisik,” kata Syahrul menutup wawancara.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Bogor Jumat 26 April 2024

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel