
TIMETODAY.ID, BOGOR – Menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor dalam 10 hari ke depan, pengamat kebijakan publik Yusfitriadi menekankan pentingnya keterbukaan terhadap program 100 hari kerja.
Menurutnya, meskipun waktu yang tersisa terbatas, ia meyakini bahwa Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi telah menjalin komunikasi dengan investor dan pemangku kepentingan di berbagai daerah untuk membangun sinergi.
“Sebagai masyarakat, kita harus mengontrol apakah program 100 hari ini berjalan sesuai rencana atau tidak. Tanpa informasi yang jelas, partisipasi publik dalam pembangunan daerah menjadi sulit,” ujar Yusfitriadi, Rabu (12/2/2025).
Ia juga menyoroti pentingnya optimisme dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah. Selain itu, ia mencatat bahwa tren dukungan terhadap program serupa di daerah lain menunjukkan mayoritas kepala desa mendukung program kerja yang ditawarkan.
Di akhir periode 100 hari, Yusfitriadi mengusulkan agar masyarakat mengukur kepuasan terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati.
“Masyarakat harus menentukan apakah mereka puas dan yakin dengan kontribusi pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah di Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Sebagai bentuk pengawasan, Yusfitriadi memastikan bahwa pihaknya melalui Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) akan memberikan penilaian objektif terhadap kinerja kepala daerah dengan kategori “rapor” merah, kuning, atau hijau.
Reporter : Amelia Azizah




































