Genangan Hingga 60 cm: Jakarta Banjir Rob Serang Pluit dan Muara Angke

Wilayah pesisir Jakarta Utara kembali menghadapi banjir rob akibat naiknya permukaan air laut
ilustrasi banjir

TIMETODAY.ID,  JAKARTA – Wilayah pesisir Jakarta Utara kembali menghadapi banjir rob akibat naiknya permukaan air laut.

Genangan air dilaporkan mulai terjadi sejak pagi hari di sejumlah kawasan, termasuk Pluit, Penjaringan, dan Muara Angke.

Ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 60 cm, mengakibatkan ratusan rumah warga tergenang dan aktivitas harian terganggu.

Advertisement

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir rob ini sudah diprediksi sebelumnya oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah pesisir Jakarta Utara dari tanggal 9 hingga 17 Januari 2025.

Sebelas wilayah pesisir disebut berpotensi terdampak, termasuk Kapuk Muara, Ancol, Kamal, Marunda, dan Kepulauan Seribu.

Baca Juga :  Kuningan Diguncang Gempa Susulan, Magnitudo 3,9

Di kawasan Pluit, genangan air menghambat mobilitas warga, terutama yang harus melintasi jalan-jalan utama menuju tempat kerja.

Pelabuhan Muara Angke juga tak luput dari dampak, dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 30 cm, membuat aktivitas bongkar muat barang serta keberangkatan kapal terganggu.

BPBD DKI Jakarta telah menurunkan tim untuk memantau situasi dan membantu penyedotan air di area yang terdampak parah.

Selain itu, pemerintah daerah bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan saluran air berfungsi optimal guna mempercepat surutnya genangan.

Warga yang terkena dampak telah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera menghubungi layanan darurat di nomor 112 jika membutuhkan bantuan.

Baca Juga :  Pemkot Bogor Terima Sertifikat Elektronik Tanah dari Kementerian ATR/BPN

“Situasi ini membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat, untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kami juga terus memantau dan berupaya meminimalkan dampak dari banjir rob ini,” ujar Kepala BPBD DKI Jakarta dalam keterangannya kepada media.

Banjir rob ini menjadi pengingat akan pentingnya upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir.

Dengan naiknya permukaan air laut yang terus terjadi, tantangan ini diperkirakan akan semakin sering dihadapi oleh kota-kota pesisir, termasuk Jakarta.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel