Nasib Biskita Trans Pakuan di Ujung Tanduk, Pemkot Bogor Harap Layanan Tetap Berlanjut

Biskita trans Pakuan
Biskita trans Pakuan. Foto : Ist.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menantikan kepastian mengenai kelanjutan operasional Biskita Trans Pakuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait nasib layanan tersebut setelah proses lelang pengelolaan teknologi yang sedang berlangsung.

“Terakhir kami mendapat informasi soal rapat koordinasi internal di Kemenhub, tetapi belum ada keputusan resmi apakah Biskita akan tetap beroperasi atau tidak,” ujar Hery di Balai Kota Bogor, Sabtu (11/1/2025).

Advertisement

Hery menjelaskan bahwa Pemkot bersama DPRD Kota Bogor telah berupaya maksimal mempertahankan operasional Biskita sejak ia mulai menjabat.

Selain itu, ia juga mengungkapkan adanya percepatan penghentian subsidi dari tahun 2026 menjadi 2025, yang membuat alokasi anggaran menjadi terhambat karena Rencana Kerja dan Anggaran Daerah (RKPD) sudah ditetapkan.

Baca Juga :  Iran Longgarkan Aturan Lalu Lintas, Perempuan Kini Bisa Punya SIM Motor

“Kalau penghentian subsidi tetap di 2026, kami pasti lebih siap. Namun, karena percepatan ini, alokasi anggaran yang sudah direncanakan belum optimal. Ini bagian dari proses yang harus kami jalani,” jelasnya.

Nasib Sopir dan Karyawan Biskita

Mengenai keberlanjutan nasib sopir dan karyawan Biskita, Hery menegaskan bahwa hubungan kerja mereka diatur melalui pihak ketiga yang bekerja sama dengan Kemenhub, bukan langsung di bawah Pemkot Bogor. Meski demikian, pihaknya akan tetap berupaya mencari solusi terbaik.

Baca Juga :  Dishub Kota Bogor Pastikan Skema Baru Biskita Trans Pakuan Siap Digodok

“Karena kontrak kerja berada di bawah pihak ketiga melalui Kemenhub, kami berharap ada kabar baik. Namun, karena layanan ini menyangkut masyarakat, Pemkot akan mencari solusi baik jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya.

Kendala Operasional

Hery menyoroti percepatan penghentian subsidi sebagai kendala utama dalam operasional Biskita. Ia menegaskan bahwa Pemkot Bogor tidak pernah menyetujui kebijakan tersebut.

“Masalahnya hanya pada percepatan penghentian subsidi, tidak ada kendala lain. Pemkot Bogor tidak pernah menyetujui percepatan ini,” tegasnya.

Pemkot Bogor berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian terkait kelanjutan operasional Biskita agar layanan transportasi publik di Kota Bogor tetap berjalan optimal. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel