Program Kesejahteraan Guru Ngaji, Rena Da Frina-Teddy Risandi Dipresiasi PERSIS Kota Bogor

Rena Da Frina
Keluarga Besar Persatuan Islam (PERSIS) Kota Bogor apresiasi program keagamaan Cawalkot Rena Da Frina-Teddy Risandi. Foto : Ist.

TIMETODAY.ID –  Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor, Rena Da Frina dan Teddy Risandi, mendapatkan penghargaan dari Keluarga Besar Persatuan Islam (PERSIS) Kota Bogor.

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi mereka dalam memperjuangkan hak-hak umat, terutama terkait kesejahteraan guru ngaji dan pendidikan keislaman di daerah ini.

Ketua PD PERSIS Kota Bogor, H. Slamet Ibnu Hamzah, menegaskan bahwa Rena dan Teddy memiliki visi yang sejalan dengan tujuan PERSIS, yaitu membangun landasan agama dalam masyarakat dengan memberikan perhatian kepada para guru ngaji.

Advertisement

Ia berpendapat bahwa pasangan ini memahami betapa pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter generasi muda, sehingga PERSIS merasa tepat untuk memberikan dukungan.

Baca Juga :  Pj. Bupati Bogor Melakukan Asistensi Teknis Revisi RTRW Bersama Ditjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN

“Tim siyasah jamiyyah dari PERSIS akan memberikan rekomendasi dan pertimbangan dukungan untuk calon kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kota, berdasarkan kesamaan ideologi dan visi misi untuk membangun Jawa Barat dan Kota Bogor, serta akomodasi terhadap program strategis PERSIS,” jelas H. Slamet.

Rena Da Frina dalam beberapa kesempatan menekankan bahwa guru ngaji seharusnya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Sebagai wujud penghargaan atas pengabdian mereka, Rena dan Teddy berencana mengalokasikan anggaran khusus untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan memperkuat fasilitas keagamaan di Kota Bogor.

Baca Juga :  Siap Jalankan Instruksi Presiden, Ketua DPRD : Efisiensi Anggaran Pada Kegiatan Yang Tidak Mendesak

Selain fokus pada kesejahteraan guru, pasangan ini juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan sarana ibadah, seperti masjid dan mushola, untuk menciptakan lingkungan yang religius.

Dalam program 100 hari kerja mereka, Rena dan Teddy mencantumkan bantuan untuk guru ngaji, yang akan mendapatkan insentif sebesar Rp400 ribu.

Tak hanya itu, petugas rumah ibadah dari semua agama, baik Islam maupun non-Islam, juga akan mendapatkan insentif dengan jumlah yang sama. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel