Jangan Asal Makan! Ini Risiko Konsumsi Tempe Mentah yang Perlu Diketahui

Tempe
ilustrasi tempe mentah . Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA Tempe selama ini dikenal sebagai salah satu pangan khas Indonesia yang kaya gizi dan sudah mendunia. Namun, masih banyak yang bertanya: apakah tempe aman dimakan mentah, atau justru berisiko bagi kesehatan?

Sebagai hasil fermentasi kedelai oleh jamur Rhizopus, tempe memang telah melalui proses biologis sebelum dikonsumsi. Meski begitu, tingkat keamanannya tetap bergantung pada cara produksi dan pengolahannya.

Aman atau tidak makan tempe mentah?

Secara umum, tempe yang beredar di pasaran biasanya sudah melalui proses pasteurisasi, yaitu pemanasan untuk mengurangi atau membunuh mikroorganisme berbahaya. Dalam kondisi ini, tempe relatif lebih aman jika dimakan tanpa dimasak, meski tetap bukan pilihan yang paling dianjurkan.

Advertisement

Sebaliknya, tempe yang tidak dipasteurisasi berisiko lebih tinggi karena masih mungkin mengandung bakteri berbahaya. Karena itu, para ahli umumnya menyarankan agar tempe tetap dimasak sebelum dikonsumsi.

Baca Juga :  Virus Nipah Mengintai, Kemenkes Perketat Skrining di Bandara dan Pelabuhan

Selain faktor keamanan, alasan lain tempe jarang dimakan mentah adalah rasanya yang cenderung pahit dan teksturnya kurang menarik. Proses memasak justru membantu meningkatkan cita rasa sekaligus kualitas hidangan.

Risiko makan tempe mentah

Mengonsumsi tempe mentah, terutama yang tidak diproses dengan baik, dapat menimbulkan beberapa risiko, antara lain:

  • Kontaminasi mikroorganisme
    Proses fermentasi yang tidak higienis bisa memicu pertumbuhan bakteri berbahaya penyebab keracunan makanan.
  • Risiko penyakit serius
    Dalam kondisi tertentu, tempe mentah dapat membawa bakteri penyebab penyakit seperti botulisme, atau infeksi langka akibat jamur pada individu dengan daya tahan tubuh lemah.
  • Gangguan pencernaan
    Beberapa orang bisa mengalami kembung, gas berlebih, atau iritasi setelah mengonsumsi tempe mentah.
  • Potensi senyawa tertentu
    Makanan fermentasi dapat menghasilkan senyawa yang masih diteliti dampaknya terhadap kesehatan, meski risikonya tergolong rendah.
  • Ketidakpastian keamanan
    Hingga kini, belum ada bukti kuat yang memastikan tempe aman dikonsumsi mentah secara rutin.
Baca Juga :  Cara Efektif Mengatasi Obesitas: Dari Gaya Hidup hingga Penanganan Medis

Kesimpulan

Meski dalam kondisi tertentu tempe bisa saja dimakan tanpa dimasak, cara paling aman tetap dengan mengolahnya terlebih dahulu. Selain mengurangi risiko kesehatan, memasak juga membuat tempe lebih lezat dan mudah dinikmati.

Dengan langkah sederhana ini, manfaat tempe sebagai sumber protein nabati tetap bisa diperoleh tanpa harus khawatir terhadap efek sampingnya.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel