TIMETODAY.ID, JAKARTA — Daun salam dan sereh selama ini dikenal sebagai pelengkap masakan yang mampu menambah aroma dan cita rasa makanan. Namun, di balik fungsinya di dapur, kedua bahan alami tersebut juga kerap dimanfaatkan sebagai minuman herbal yang dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.
Dalam pengobatan tradisional, rebusan daun salam dan sereh telah lama digunakan untuk membantu menjaga kebugaran tubuh. Kandungan antioksidan, vitamin C, serat, flavonoid, polifenol, eugenol, hingga citronellal diyakini berperan dalam memberikan berbagai manfaat tersebut.
Berikut sejumlah manfaat rebusan daun salam dan sereh yang banyak dipercaya dapat mendukung kesehatan tubuh.
1. Membantu Melawan Radikal Bebas
Daun salam dan sereh mengandung berbagai senyawa antioksidan yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas. Zat berbahaya ini diketahui dapat memicu kerusakan sel dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
Konsumsi rebusan daun salam dan sereh dalam jumlah yang wajar dipercaya dapat membantu tubuh mempertahankan perlindungan alami terhadap dampak radikal bebas.
2. Berpotensi Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa kandungan polifenol dan eugenol dalam daun salam dan sereh dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Kondisi ini berpotensi mendukung pengendalian kadar gula darah dalam tubuh.
Meski demikian, manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut dan tidak dapat menggantikan pengobatan medis bagi penderita diabetes.
3. Membantu Mengurangi Peradangan
Senyawa eugenol pada daun salam dan citronellal pada sereh diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Kandungan ini dipercaya dapat membantu menekan produksi zat pemicu peradangan di dalam tubuh.
Karena itu, rebusan kedua bahan tersebut sering dimanfaatkan sebagai minuman herbal untuk membantu meredakan pegal, nyeri otot, maupun ketidaknyamanan pada persendian.
4. Memberikan Efek Menenangkan
Selain memberikan rasa hangat, aroma khas yang dihasilkan rebusan daun salam dan sereh juga dipercaya mampu menciptakan efek relaksasi.
Banyak orang mengonsumsi minuman herbal ini untuk membantu meredakan stres, menenangkan pikiran, serta mendukung kualitas tidur yang lebih baik.
5. Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan
Rebusan daun salam dan sereh juga sering digunakan sebagai solusi alami untuk mengatasi gangguan pencernaan ringan, seperti perut kembung, mual, dan rasa tidak nyaman di perut.
Kandungan tertentu pada daun salam dipercaya membantu proses pencernaan makanan, sementara sereh dapat membantu mengurangi pembentukan gas berlebih dalam saluran cerna.
6. Berpotensi Membantu Mengontrol Kolesterol
Sejumlah studi awal mengindikasikan bahwa kandungan antioksidan dan serat dalam daun salam dan sereh dapat membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh.
Meski menjanjikan, manfaat ini masih membutuhkan penelitian lebih mendalam sehingga konsumsi rebusan daun salam dan sereh sebaiknya hanya dijadikan pelengkap pola hidup sehat.
7. Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Dikonsumsi dalam keadaan hangat maupun dingin, rebusan daun salam dan sereh dapat menjadi alternatif minuman untuk membantu menjaga kecukupan cairan tubuh.
Asupan cairan yang cukup berperan penting dalam mendukung berbagai fungsi organ dan menjaga tubuh tetap bugar sepanjang hari.
Perhatikan Cara Konsumsi yang Aman
Meski memiliki sejumlah manfaat potensial, konsumsi rebusan daun salam dan sereh tetap perlu dilakukan secara bijak. Gunakan bahan yang bersih dan segar, serta batasi konsumsi sekitar satu hingga dua gelas per hari.
Minuman herbal ini juga tidak dianjurkan sebagai pengganti obat medis. Orang yang memiliki alergi terhadap rempah-rempah, sedang hamil, menyusui, atau rutin mengonsumsi obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Apabila setelah mengonsumsi rebusan daun salam dan sereh muncul keluhan seperti mual, pusing, gangguan lambung, atau reaksi alergi, konsumsi sebaiknya dihentikan dan segera memeriksakan diri ke tenaga kesehatan.
Meski berasal dari bahan alami, penggunaan yang tepat tetap menjadi kunci agar manfaat yang diperoleh lebih optimal dan aman bagi kesehatan.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































