Gus Ipul Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Sekolah Rakyat

Sekolah rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan arahan saat membuka Pelatihan Manajemen Pembelajaran bagi guru dan kepala Sekolah Rakyat di Hotel Harris Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Kamis (23/4/2026). Dalam kegiatan ini, ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola pendidikan yang terukur dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran. FOTO: TIMETODAY.ID/AMELIA AZIZAH.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola Sekolah Rakyat sebagai kunci peningkatan mutu pendidikan.

Ia menegaskan, penguatan sistem pendidikan harus dimulai dari perencanaan hingga evaluasi pembelajaran yang terukur dan berkelanjutan. Hal itu mencakup pemahaman sumber daya manusia (SDM), khususnya kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

“Langkah penguatan tata kelola penyelenggaraan sekolah rakyat mulai dari perencanaannya, kemudian alat ukurnya, pemahaman SDM, khususnya kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum,” ujarnya saat membuka Pelatihan Manajemen Pembelajaran bagi guru dan kepala sekolah di Hotel Harris Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026) malam.

Advertisement
Baca Juga :  61 Penari Jaipong dari 9 Kota Ikuti Kompetisi di Bogor

Menurut dia, langkah tersebut penting agar tenaga pendidik memiliki pemahaman utuh dalam memberikan pembelajaran di lingkungan Sekolah Rakyat.

Ia menambahkan, metode pembelajaran tidak dapat diseragamkan, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan awal masing-masing siswa.

“Kita tahu bahwa siswa sekolah rakyat dari latar belakang yang beragam dan memerlukan empati dari para guru dan tenaga kependidikan lainnya,” kata dia.

Gus Ipul sapaan akrabnya juga menyebutkan, pemerintah saat ini tengah fokus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan setelah melalui berbagai dinamika dalam sembilan bulan terakhir.

Baca Juga :  Tidak Bisa Dibobol Gerbang Tegar, BEM se-Bogor Ancam Kembali Turun Aksi

“Sekarang tahapnya meningkatkan tata kelola. Sembilan bulan sudah kita lewati, ada dinamika, lalu kita evaluasi dan perbaiki. Proses ini akan terus berjalan,” ujarnya.

Ia mengingatkan, peserta didik di Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang keluarga yang beragam sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang adaptif.

“Pada masa awal tentu perlu adaptasi dan penyesuaian,” kata dia.

Ia berharap penguatan tata kelola tersebut mampu mendorong terbentuknya kebiasaan belajar yang sesuai dengan kurikulum, sehingga kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat terus meningkat.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel