TIMETODAY.ID, JAKARTA — Harga emas batangan produksi Antam kembali bergerak naik pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Setelah sempat mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir, logam mulia tersebut kini dibanderol Rp2.673.000 per gram atau naik Rp5.000 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya.
Kenaikan ini menjadi perhatian para investor maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika ekonomi dan pasar keuangan global.
Berdasarkan data terbaru, emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram dijual seharga Rp1.386.500. Sementara untuk ukuran 10 gram, harganya mencapai Rp26.225.000.
Adapun emas batangan ukuran terbesar, yakni 1 kilogram (1.000 gram), dipasarkan dengan harga Rp2.613.600.000.
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam tercatat bergerak di rentang Rp2.673.000 hingga Rp2.733.000 per gram. Sementara selama satu bulan terakhir, harga logam mulia tersebut sempat berada pada kisaran Rp2.673.000 hingga Rp2.803.000 per gram.
Harga Buyback Ikut Naik
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga yang ditawarkan Antam untuk pembelian kembali emas dari masyarakat juga mengalami kenaikan.
Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat naik Rp7.000 menjadi Rp2.408.000 per gram. Harga ini berlaku bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali logam mulianya kepada Antam.
Masyarakat yang melakukan transaksi buyback juga perlu memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku. Berdasarkan aturan terbaru, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung dari total nilai transaksi.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
- Emas 0,5 gram: Rp1.386.500
- Emas 1 gram: Rp2.673.000
- Emas 2 gram: Rp5.286.000
- Emas 3 gram: Rp7.904.000
- Emas 5 gram: Rp13.140.000
- Emas 10 gram: Rp26.225.000
- Emas 25 gram: Rp65.437.000
- Emas 50 gram: Rp130.795.000
- Emas 100 gram: Rp261.512.000
- Emas 250 gram: Rp653.515.000
- Emas 500 gram: Rp1.306.820.000
- Emas 1.000 gram: Rp2.613.600.000
Kenaikan harga emas hari ini menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik perhatian masyarakat. Meski bergerak fluktuatif, emas tetap dipandang sebagai aset yang relatif aman untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































