
TIMETODAY.ID, BOGOR — Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bogor bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor memperkuat kolaborasi untuk mendorong ketahanan pangan berbasis keluarga melalui penerapan pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta pemanfaatan pangan lokal.
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Eva Rudy Susmanto mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membangun ketahanan pangan, dengan ibu sebagai sosok yang berperan membentuk kebiasaan konsumsi pangan sehat sejak usia dini.
“Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Ibu memiliki peran strategis dalam membiasakan anak mengonsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Dari keluarga yang kuat, kita dapat melahirkan generasi Indonesia Emas,” ujar Eva, Rabu (22/7/2026).
Menurut Eva, pemanfaatan pekarangan melalui urban farming dan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) perlu terus dikembangkan sebagai upaya meningkatkan ketersediaan pangan keluarga. Ia juga mendorong masyarakat mengenalkan kembali pangan lokal seperti ubi, singkong, dan jagung sebagai bagian dari pola konsumsi yang lebih beragam.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Andri Hadian mengatakan gerakan B2SA bertujuan membangun pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting.
“Program B2SA adalah gerakan bersama untuk mengubah perilaku konsumsi masyarakat agar tidak bergantung pada satu jenis pangan. Dengan memanfaatkan potensi pangan lokal dan pekarangan rumah, keluarga dapat memenuhi kebutuhan gizi yang lebih beragam, aman, terjangkau, bahkan bernilai ekonomi,” kata Andri.
Ia menambahkan kolaborasi antara DKP dan TP PKK diharapkan mampu memperluas edukasi mengenai ketahanan pangan hingga tingkat desa dan keluarga.
“Kami berharap kader PKK yang hadir dari 40 kecamatan menjadi agen perubahan yang mampu menyosialisasikan pola konsumsi B2SA, mengembangkan menu pangan lokal yang menarik, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga menuju Kabupaten Bogor Istimewa dan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan tangguh melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.***
Editor : Syafira
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































