TIMETODAY.ID, JAKARTA — Lavender dikenal luas sebagai tanaman aromatik yang sering dimanfaatkan sebagai aromaterapi karena wanginya yang menenangkan. Namun, di balik aroma khasnya, tanaman ini juga memiliki manfaat lain, yakni membantu mengusir sejumlah hama yang kerap mengganggu di rumah.
Pemanfaatannya pun cukup mudah. Lavender dapat digunakan dalam bentuk minyak esensial maupun bunga kering. Salah satu cara yang banyak diterapkan adalah membuat cairan semprot dengan mencampurkan sekitar 10 hingga 15 tetes minyak esensial lavender ke dalam 500 mililiter air, lalu menyimpannya di dalam botol semprot berwarna gelap agar kualitas minyak tetap terjaga.
Alternatif lainnya, teteskan sekitar lima hingga tujuh tetes minyak lavender pada bola kapas, kemudian letakkan di dalam wadah kaca kecil yang terbuka dan simpan di area yang sering menjadi jalur masuk hama.
Berikut beberapa jenis hama yang diketahui kurang menyukai aroma lavender.
1. Lalat
Lalat rumah termasuk serangga yang berpotensi membawa berbagai kuman penyebab penyakit. Aroma lavender diketahui tidak disukai lalat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara alami untuk mengurangi keberadaannya, terutama di area dapur atau ruang makan.
2. Jangkrik
Jangkrik juga cenderung menghindari aroma lavender. Menyemprotkan larutan minyak esensial lavender pada celah-celah, sudut ruangan, garasi, gudang, teras, maupun area kebun dapat membantu mencegah serangga ini bersarang.
Untuk hasil yang optimal, gunakan sekitar 15 tetes minyak esensial lavender yang dicampurkan ke dalam setengah liter air, kemudian kocok sebelum disemprotkan.
3. Kutu Kasur
Kutu kasur menjadi salah satu hama yang sering menimbulkan rasa gatal dan iritasi pada kulit. Menyemprotkan larutan lavender pada kasur, sofa, atau furnitur berbahan kain dipercaya dapat membantu mengurangi keberadaan hama tersebut sekaligus memberikan aroma yang lebih segar.
4. Ngengat
Tidak semua ngengat merugikan, tetapi jenis yang hidup di dalam rumah dapat merusak pakaian berbahan wol maupun bahan makanan seperti tepung dan biji-bijian.
Untuk melindungi pakaian, bagian dalam lemari dapat disemprot dengan larutan lavender atau ditambahkan kantong berisi bunga lavender kering. Sementara itu, beberapa tetes minyak esensial lavender juga bisa dicampurkan ke air bilasan saat mencuci pakaian berbahan wol agar tidak mudah didatangi ngengat.
5. Ular
Selain serangga, aroma lavender juga disebut kurang disukai oleh beberapa jenis ular berukuran kecil. Cairan semprot lavender atau kapas yang telah ditetesi minyak esensial dapat diletakkan di area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular, seperti tumpukan kayu, gudang, atau dinding batu.
Meski begitu, penggunaan lavender lebih tepat dijadikan sebagai upaya pencegahan alami, bukan metode utama untuk mengendalikan hama. Menjaga kebersihan rumah, menutup celah yang menjadi akses masuk hewan, serta menghilangkan sumber makanan tetap menjadi langkah paling efektif untuk mencegah hama bersarang di lingkungan rumah.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































