Ditinggal Masak Air, Kios Pakan Burung dan Ayam di Bogor Terbakar

kios pakan burung dan ayam
Ilustrasi kebakaran. FOTO : MAGNIFIC.COM

TIMETODAY.ID, BOGOR – Sebuah kios pakan burung dan ayam di Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ludes terbakar, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 13.57 WIB. Kebakaran ini diduga bermula dari kompor gas yang ditinggal pemiliknya saat digunakan untuk memasak air hingga air tersebut habis mengering.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan kronologi kejadian tersebut berdasarkan keterangan pemilik ruko.

“Menurut pemilik ruko, api berasal dari kompor gas yang sedang memasak air dan ditinggal ke depan hingga air kering. Saat kembali ke dapur, api sudah cukup besar,” ujar Yudi saat dihubungi.

Advertisement
Baca Juga :  Kesaksian Korban Beberkan Detik-detik Tabrakan Beruntun di Gerbang Tol Halim

Yudi menuturkan, api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan lantaran banyaknya material di dalam kios yang mudah terbakar. Kobaran api juga disertai ledakan yang diduga berasal dari kabel listrik. Warga yang melihat kejadian itu langsung melaporkannya kepada petugas.

“Banyak bahan yang mudah terbakar dan ada ledakan juga dari kabel listrik. Warga yang melihat langsung melaporkan ke petugas,” katanya.

Menurut Yudi, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 13.58 WIB, atau hanya berselang semenit dari awal kejadian. Regu Pemadam Kebakaran Sektor Cileungsi kemudian segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Baca Juga :  Tembakau Sintetis Asal Makassar Beredar di Bogor

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di lokasi.

“Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB, atau sekitar 30 menit setelah proses pemadaman dimulai,” ungkap Yudi.

Yudi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun nilai kerugian material akibat kebakaran ini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel