Melanoma, Kanker Kulit Paling Berbahaya yang Bisa Dideteksi Lewat ABCDE

Kanker kulit
ilustrasi Kanker kulit. Foto: magnific

TIMETODAY.ID, JAKARTAKanker kulit memiliki beberapa jenis, namun melanoma termasuk yang paling berbahaya karena dapat menyebar ke organ lain jika tidak segera ditangani. Meski tergolong lebih jarang dibandingkan jenis kanker kulit lainnya, melanoma memiliki tingkat keganasan yang tinggi sehingga penting dikenali sejak dini.

Melanoma berkembang dari melanosit, yaitu sel yang menghasilkan melanin atau pigmen pemberi warna pada kulit. Kanker ini umumnya muncul pada area tubuh yang sering terpapar sinar ultraviolet (UV), seperti wajah, lengan, punggung, dan kaki. Dalam beberapa kasus, melanoma juga dapat berkembang di area yang tidak terkena sinar matahari, termasuk mata.

Hingga kini, penyebab pasti melanoma belum diketahui. Namun, paparan sinar UV dari matahari maupun penggunaan tanning bed menjadi salah satu faktor risiko utama. Risiko melanoma juga diketahui lebih tinggi pada orang berusia di bawah 40 tahun, terutama perempuan.

Advertisement
Baca Juga :  Cacing Parasit di Dalam Tubuh: Mengenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Salah satu cara paling mudah untuk mengenali tanda awal melanoma adalah menggunakan metode ABCDE, yang sering digunakan tenaga medis untuk mengevaluasi perubahan pada tahi lalat.

Berikut penjelasannya:

A – Asymmetry (Asimetri)
Perhatikan bentuk tahi lalat. Jika salah satu sisinya tidak simetris atau berbeda dengan sisi lainnya, kondisi tersebut perlu diwaspadai.

B – Border (Tepi)
Tahi lalat yang memiliki tepi tidak rata, bergerigi, atau tampak kabur bisa menjadi salah satu tanda melanoma.

C – Color (Warna)
Warna tahi lalat normal umumnya seragam. Jika terdapat beberapa warna sekaligus, seperti cokelat, hitam, merah, putih, atau kebiruan dalam satu tahi lalat, sebaiknya segera diperiksakan.

Baca Juga :  Nyeri Saat Tidur di Posisi Tertentu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

D – Diameter (Ukuran)
Tahi lalat dengan diameter lebih dari sekitar 6 milimeter atau lebih besar dari ukuran penghapus pensil perlu mendapat perhatian, terutama jika terus membesar.

E – Evolving (Perubahan)
Perubahan bentuk, ukuran, warna, ketebalan, munculnya kerak, rasa gatal, hingga perdarahan pada tahi lalat merupakan tanda penting yang tidak boleh diabaikan.

Selain memperhatikan metode ABCDE, segera konsultasikan ke dokter apabila muncul luka pada kulit yang tidak kunjung sembuh, tahi lalat yang terus berubah, atau muncul keluhan seperti gatal dan mudah berdarah.

Deteksi dini menjadi langkah penting dalam penanganan melanoma. Semakin cepat perubahan pada kulit dikenali dan diperiksa, semakin besar peluang keberhasilan pengobatan sebelum kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel