
TIMETODAY.ID, DEPOK – Produsen kendaraan listrik MAXUS memperluas jaringan penjualan di Depok, Jawa Barat, dengan menghadirkan dealer resmi di kawasan Indomobil Plaza Depok, Jalan Raya Bogor Km. 35 No. 10, Sukamaju, Cilodong. Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat di kota penyangga Jakarta tersebut.
Dealer tersebut melayani penjualan, test drive, konsultasi dengan tim penjualan, hingga layanan purna jual dalam satu lokasi. Kehadirannya ditujukan untuk memudahkan konsumen di Depok, Bogor, dan wilayah sekitarnya mengenal lebih dekat kendaraan listrik premium MAXUS.
Melalui dealer ini, MAXUS memasarkan dua model MPV listrik premium andalannya, yakni MIFA 7 dan MIFA 9, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga modern maupun profesional.
Kedua model tersebut mengusung desain kabin lapang dengan konfigurasi tempat duduk fleksibel, panoramic sunroof, serta sejumlah fitur keselamatan dan teknologi pendukung perjalanan.
Dari sisi performa, MAXUS MIFA 7 memiliki jarak tempuh hingga 570 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC, sementara MIFA 9 mencapai 520 kilometer dengan standar yang sama. Kedua model dilengkapi teknologi pengisian daya cepat atau DC Fast Charging.
Dari sisi harga, MAXUS MIFA 7 dipasarkan mulai Rp750.000.000 on the road (OTR) Jakarta, sedangkan MIFA 9 dibanderol mulai Rp958.000.000 OTR Jakarta.
Sales & Marketing Division Head MAXUS Indonesia, Caessy Rusli mengatakan, Depok dipandang sebagai kawasan dengan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang, didukung karakter masyarakat yang semakin mengutamakan kenyamanan dan kualitas pengalaman berkendara.
“MIFA 7 dan MIFA 9 kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan tersebut, memadukan kenyamanan khas MPV premium, teknologi kendaraan listrik, serta pengalaman kepemilikan yang semakin praktis,” kata Caessy.
Dengan hadirnya dealer baru ini, MAXUS berharap dapat memperluas akses masyarakat Depok dan sekitarnya terhadap kendaraan listrik premium, sekaligus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik nasional yang terus berkembang. ***





































