Ingin Kulit Sehat? Kenali Skin Cycling dan Cara Penerapannya

Kulit
Ilustrasi skincare. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rutinitas perawatan kulit terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan kulit wajah. Salah satu metode yang belakangan banyak diperbincangkan adalah skin cycling, teknik penggunaan produk skincare secara bergantian dalam siklus tertentu, terutama pada malam hari.

Metode ini diperkenalkan oleh dokter spesialis kulit, Whitney Bowe, yang membagikan konsep tersebut melalui media sosial. Berbeda dengan rutinitas skincare yang menggunakan banyak bahan aktif sekaligus, skin cycling menekankan penggunaan satu jenis produk utama setiap malam agar kulit memiliki waktu beradaptasi dan memperoleh manfaat yang lebih optimal.

Selain dinilai lebih sederhana karena tidak membutuhkan banyak produk, metode ini juga disebut cocok diterapkan oleh berbagai jenis kulit apabila dilakukan sesuai tahapan yang tepat.

Advertisement

Memberi Waktu Kulit untuk Pulih

Salah satu manfaat utama skin cycling adalah membantu menjaga kesehatan skin barrier, yaitu lapisan pelindung terluar kulit. Penggunaan produk dengan kandungan aktif secara berlebihan dapat memicu kerusakan lapisan tersebut, sehingga kulit menjadi lebih sensitif dan mudah mengalami iritasi.

Melalui pola penggunaan produk yang bergantian, kulit memiliki kesempatan untuk beristirahat dan memperbaiki dirinya sebelum kembali menerima bahan aktif pada siklus berikutnya.

Baca Juga :  Leher Belakang Menghitam? Ini Penyebab dan Solusi yang Bisa Dicoba

Tak hanya itu, teknik ini juga dapat mengurangi risiko efek samping yang kerap muncul akibat penggunaan skincare tertentu, seperti kemerahan, iritasi, hingga rasa perih. Proses rotasi produk memberi waktu bagi kulit untuk menyesuaikan diri terhadap kandungan aktif sehingga potensi reaksi yang tidak diinginkan dapat ditekan.

Skin cycling juga dinilai membantu menjaga kelembapan kulit. Hal ini bermanfaat terutama bagi orang yang tinggal di daerah dengan udara dingin atau sejuk, karena kondisi tersebut sering membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya.

Tahapan Skin Cycling

Penerapan skin cycling umumnya dilakukan dalam siklus empat malam.

Pada malam pertama, fokus perawatan adalah eksfoliasi. Setelah wajah dibersihkan menggunakan pembersih yang lembut, produk eksfoliasi yang mengandung AHA atau BHA dapat diaplikasikan untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Tahapan ini diakhiri dengan penggunaan pelembap tanpa pewangi agar kulit tetap terhidrasi.

Memasuki malam kedua, giliran produk berbahan dasar retinoid atau retinol yang digunakan. Kandungan turunan vitamin A ini dikenal membantu meratakan warna kulit, mengurangi jerawat, sekaligus menyamarkan garis halus dan kerutan.

Meski demikian, retinoid perlu digunakan secara bertahap karena dapat memicu kulit kering, kemerahan, atau iritasi, terutama bagi pemilik kulit sensitif. Untuk mengurangi risiko tersebut, pelembap dapat digunakan sebelum atau sesudah retinoid sesuai kondisi kulit.

Baca Juga :  Skincare Jalan Terus, Tapi Jerawat Nggak Mau Pergi? Cek Penyebab Ini

Sementara itu, malam ketiga dan keempat menjadi fase pemulihan. Pada tahap ini, penggunaan skincare difokuskan pada pelembap yang mengandung bahan seperti hyaluronic acid atau ceramide guna membantu memperbaiki skin barrier dan menjaga kelembapan kulit.

Bagi pemilik kulit berminyak atau mudah berjerawat, fase pemulihan biasanya cukup dilakukan selama satu malam. Sedangkan pemilik kulit sensitif atau cenderung kering disarankan menjalankan tahap ini selama dua malam agar proses regenerasi kulit berlangsung lebih optimal.

Tetap Sesuaikan dengan Kondisi Kulit

Meski dapat diterapkan pada berbagai jenis kulit, skin cycling tidak selalu cocok untuk semua orang. Mereka yang memiliki masalah kulit tertentu, seperti jerawat yang sedang meradang atau rosacea, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum mencoba metode ini.

Konsultasi juga dianjurkan bagi orang yang sedang menjalani terapi atau pengobatan kulit tertentu. Dengan demikian, perubahan rutinitas skincare tidak mengganggu proses perawatan yang sedang berlangsung dan manfaat yang diharapkan dapat diperoleh secara optimal.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel