Pemkab Bogor Perkuat Balai Sosial Citeureup dan Galuga Tangani ODGJ

ODGJ
Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan keterangan kepada wartawan. FOTO : TIMETODAY.ID/AMELIA AZIZAH.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merespons tingginya jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayahnya dengan memperkuat sejumlah fasilitas sosial. Berdasarkan data yang beredar, Kabupaten Bogor tercatat memiliki jumlah ODGJ terbanyak di Jawa Barat, yakni sekitar 7.321 orang.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, salah satu langkah yang disiapkan adalah peningkatan fasilitas Balai Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Citeureup. Fasilitas milik Pemkab Bogor tersebut akan dioptimalkan untuk mendukung penanganan masyarakat yang membutuhkan layanan sosial.

“Tentunya kita ingin melengkapi seluruh fasilitas yang ada. Salah satunya tempat sementara kita ada namanya Balai Kesejahteraan Sosial yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor di Citeureup,” kata Rudy, Selasa (30/6/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Akan Resmi Berkantor di Kota Bogor, Gedung Bakorwil Disulap Jadi Bale Pakuan Padjajaran

Selain Citeureup, Pemkab Bogor juga akan memperkuat fungsi Balai Kesejahteraan Sosial milik Kementerian Sosial yang berada di Galuga. Langkah ini akan dibarengi dengan koordinasi bersama rumah sakit jiwa terdekat, mengingat fasilitas perawatan untuk gangguan jiwa terpusat di Kota Bogor.

“Lalu ada Balai Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial yang ada di Galuga, tetapi pusat rumah sakit untuk gangguan jiwa ada di Kota Bogor,” jelas Rudy.

Baca Juga :  Sekda Ajat Rochmat Dorong Geopark Bogor Halimun Salak ke UNESCO Global Geopark

Politisi Partai Gerindra itu menilai, penanganan ODGJ membutuhkan kerja sama lintas daerah. Menurut dia, sinergi antarpemerintah menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.

“Salah satu rumah sakit jiwa yang ada terdekat adalah Kota Bogor. Nah, inilah perlunya kolaborasi, sinergi, sinergitas antara kabupaten/kota, baik Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bogor, saling melengkapi,” ungkap Rudy.

Tingginya angka ODGJ di Kabupaten Bogor ini menjadi perhatian serius Pemkab Bogor untuk terus memperkuat fasilitas dan layanan penanganan kesehatan jiwa di wilayahnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel