TIMETODAY.ID, JAKARTA — Banyak orang mengira kualitas tidur hanya ditentukan oleh lamanya waktu tidur. Padahal, tidur yang berkualitas juga dipengaruhi oleh berbagai kebiasaan yang dilakukan sebelum dan selama waktu istirahat.
Kebiasaan tersebut dikenal dengan istilah sleep hygiene, yaitu serangkaian pola hidup dan rutinitas yang membantu tubuh mendapatkan tidur yang nyenyak, berkualitas, dan konsisten setiap hari.
Sayangnya, sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sepele justru dapat mengganggu sleep hygiene tanpa disadari. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang optimal sehingga seseorang bisa bangun dalam kondisi lelah, sulit berkonsentrasi, dan kurang berenergi.
Berikut beberapa kebiasaan yang dapat mengganggu kualitas tidur.
1. Bermain Ponsel Sebelum Tidur
Berselancar di media sosial, menonton video, atau membaca berbagai informasi di ponsel sebelum tidur memang menjadi kebiasaan banyak orang untuk melepas penat setelah beraktivitas.
Namun, cahaya yang dipancarkan layar ponsel dapat mengganggu proses alami tubuh dalam mempersiapkan waktu istirahat. Paparan cahaya tersebut membuat otak tetap aktif sehingga rasa kantuk datang lebih lambat.
Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk tertidur dan kualitas tidur pun bisa menurun. Mengurangi penggunaan gawai setidaknya 30 hingga 60 menit sebelum tidur dapat membantu tubuh lebih rileks.
2. Jam Tidur yang Tidak Teratur
Tidur larut malam pada hari kerja lalu bangun siang saat akhir pekan mungkin terdengar biasa. Namun, pola tidur yang berubah-ubah dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
Ketika waktu tidur dan bangun tidak konsisten, tubuh kesulitan mengenali kapan saatnya beristirahat dan kapan harus tetap terjaga.
Kondisi ini dapat membuat seseorang lebih mudah mengantuk di siang hari atau justru sulit tidur saat malam meskipun sudah merasa lelah.
Menjaga jadwal tidur dan bangun yang relatif sama setiap hari menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kualitas istirahat.
3. Mengonsumsi Kafein Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur
Kopi, teh, minuman energi, maupun beberapa jenis minuman bersoda mengandung kafein yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan.
Meski bermanfaat untuk menunjang aktivitas, konsumsi kafein pada sore atau malam hari dapat menghambat rasa kantuk. Efeknya bahkan bisa bertahan selama beberapa jam setelah diminum.
Akibatnya, tubuh menjadi lebih sulit rileks dan proses tidur pun terganggu. Untuk menjaga kualitas tidur, sebaiknya hindari konsumsi minuman berkafein menjelang waktu istirahat.
4. Menggunakan Tempat Tidur untuk Bekerja atau Bermain Gawai
Bekerja dengan laptop di atas tempat tidur, belajar, atau menghabiskan waktu berjam-jam bermain ponsel saat berbaring dapat membuat otak kehilangan asosiasi bahwa tempat tidur adalah area untuk beristirahat.
Ketika hal ini berlangsung terus-menerus, tubuh menjadi lebih sulit memasuki kondisi rileks saat berada di tempat tidur karena otak masih menganggap tempat tersebut sebagai ruang untuk beraktivitas.
Idealnya, tempat tidur digunakan khusus untuk tidur dan beristirahat agar tubuh lebih mudah mengenali sinyal untuk memasuki fase pemulihan.
5. Mengabaikan Kenyamanan Lingkungan Tidur
Lingkungan kamar memiliki peran penting dalam menentukan kualitas tidur.
Ruangan yang terlalu terang, bising, pengap, atau memiliki suhu yang terlalu panas dapat mengganggu kenyamanan selama beristirahat.
Menciptakan suasana kamar yang tenang, sejuk, dan nyaman dapat membantu tubuh tidur lebih nyenyak serta mengurangi kemungkinan terbangun di tengah malam.
Tidur Berkualitas Dimulai dari Kebiasaan Sederhana
Menjaga sleep hygiene tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Langkah-langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, menjaga jadwal tidur yang konsisten, membatasi konsumsi kafein, dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dapat memberikan dampak signifikan bagi kualitas istirahat.
Dengan tidur yang lebih berkualitas, tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan energi secara optimal sehingga Anda dapat bangun dengan kondisi yang lebih segar, fokus, dan siap menjalani aktivitas sepanjang hari.***
Editor : Syafira
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































