
TIMETODAY.ID, BOGOR – Sebuah rumah warga berinisial RY di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat nyaris terbakar habis setelah api diduga berasal dari sofa saat pemilik rumah sedang tertidur, Minggu (7/6/2026) malam.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan perkebunan yang tengah berpatroli di sekitar lokasi. Saat melintas di depan rumah, petugas mendapati api sudah menyala cukup besar di bagian depan bangunan dan langsung membangunkan pemilik rumah yang sedang tidur.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan, petugas keamanan perkebunan sawit itu tengah dalam perjalanan pulang ke pos saat menemukan kejadian tersebut.
“Petugas keamanan perkebunan sawit sedang patroli, saat melintas setelah kantor desa mampir akan arah pulang ke pos, ia membangunkan pemilik rumah yang tidur,” ujar Yudi saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Setelah terbangun, pemilik rumah mendapati api telah merambat ke instalasi listrik dan bagian atap bangunan. RY kemudian keluar dan berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk membantu pemadaman.
Warga yang berdatangan langsung bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar tidak menjalar ke seluruh bangunan. Sementara itu, petugas keamanan segera melaporkan kejadian ke Damkar Sektor Cileungsi.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 22.57 WIB. Tim Damkar Sektor Cileungsi pun bergerak menuju lokasi. Namun setiba di sana, api telah berhasil dipadamkan oleh warga.
“Setibanya di lokasi, api sudah padam oleh warga yang bergotong royong menggunakan peralatan seadanya,” tandas Yudi.
Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan menyeluruh di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa maupun potensi perambatan ke bangunan atau lingkungan sekitar.
“Anggota memastikan api benar-benar padam dan tidak ada perambatan ke bangunan maupun lingkungan sekitar,” ucapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Satu unit rumah dilaporkan terdampak. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































