TIMETODAY.ID, JAKARTA – Manajer Chelsea FC, Liam Rosenior, mengaku tak memahami alasan di balik cemoohan yang kerap diterima Alejandro Garnacho setiap kali tampil, baik di kandang maupun tandang.
Winger asal Argentina itu memang belum sepenuhnya mulus menjalani kariernya bersama The Blues. Dari 30 pertandingan di seluruh ajang, Garnacho baru mencatatkan 1.528 menit bermain rata-rata 47,7 menit per laga dengan kontribusi enam gol dan tiga assist.
Di era Rosenior, situasinya belum banyak berubah. Mantan pemain Manchester United itu baru tampil 10 kali dan hanya sekali bermain penuh selama 90 menit. Di tengah menit bermain yang terbatas, Garnacho justru kerap menjadi sasaran ejekan suporter lawan.
Rosenior menilai hal tersebut justru menunjukkan bahwa Garnacho dipandang sebagai ancaman.
“Saya tidak paham. Saya tidak paham mengapa itu terjadi,” ujar Rosenior seperti dikutip Evening Standard. “Mungkin karena dia itu ancaman besar. Bermain untuk sebuah klub sebesar Chelsea, hal itu adalah bagian dari pekerjaan.”
Menurut Rosenior, cara terbaik menghadapi situasi itu adalah dengan tetap fokus pada performa, bukan menjadikannya bahan bakar emosi berlebihan.
“Anda harus mengatasi hal itu dan tidak mempedulikannya. Menurut saya cara terbaiknya seperti itu. Saya rasa tidak tepat jika Anda menjadikan hal itu sebagai motivasi, melainkan Anda harus tampil bagus kapan saja,” tambahnya.
Lebih jauh, Rosenior memuji karakter dan profesionalisme Garnacho, terutama karena sang pemain disebut tengah menghadapi situasi pribadi yang sulit.
“Dia memiliki hal yang sangat sulit yang terjadi di dalam hidupnya akhir-akhir ini, dan bukannya memberitahu saya tentang itu dia ingin mengajukan diri untuk bermain dalam sebuah pertandingan dan memberi tahu saya setelah pertandingan kapan dia harus pulang.”
Rosenior menegaskan bahwa publik kerap menilai pemain hanya dari apa yang terlihat di lapangan, tanpa mengetahui perjuangan di balik layar. Ia yakin kualitas Garnacho akan terlihat secara konsisten jika terus diberi kesempatan.
Bagi Chelsea, menjaga mental dan kepercayaan diri pemain muda seperti Garnacho bisa menjadi kunci dalam persaingan ketat papan atas musim ini.
(MG7)





































