Drama Enzo Maresca dan Chelsea Terkuak, Tak Pernah Ingin Datangkan Alejandro Garnacho

enzo
Drama Enzo Maresca dan Chelsea terungkap, sang mantan manajer disebut tak pernah menginginkan kehadiran Alejandro Garnacho di Stamford Bridge. Foto: Getty Images

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Satu per satu cerita di balik perpisahan Enzo Maresca dan Chelsea mulai terungkap. Manajer asal Italia yang baru saja didepak itu rupanya disebut tidak pernah menginginkan kehadiran Alejandro Garnacho di dalam skuad The Blues.

Chelsea resmi berpisah dengan Enzo Maresca setelah sang pelatih menangani klub sejak musim panas 2024. Meski sempat mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub, performa Chelsea yang tak kunjung stabil dan sulit meraih kemenangan belakangan ini membuat manajemen klub mengambil keputusan berpisah.

Namun, tren hasil buruk bukan satu-satunya faktor. Dirangkum dari sejumlah media Inggris, keretakan hubungan antara Maresca dan para petinggi Chelsea diyakini berakar dari perbedaan pandangan dalam urusan transfer pemain.

Advertisement
Baca Juga :  Doping Meldonium Bikin Karier Mudryk di Chelsea Terancam Empat Tahun Mandek

Maresca disebut memiliki daftar kebutuhan sendiri untuk memperkuat tim. Salah satu permintaannya adalah mendatangkan bek tengah baru guna memperkokoh lini belakang. Akan tetapi, keinginan tersebut tidak sepenuhnya dikabulkan oleh manajemen.

Sebaliknya, pihak klub justru beberapa kali melakukan pembelian pemain tanpa restu Maresca. Nama Alejandro Garnacho menjadi contoh paling mencolok. Winger asal Argentina itu diboyong Chelsea tanpa persetujuan sang manajer.

Maresca dikabarkan tidak pernah meminta Chelsea merekrut Garnacho, bahkan tidak pernah melakukan pendekatan langsung kepada pemain tersebut. Namun, pada musim panas 2025, Chelsea tetap mendatangkan Garnacho dari Manchester United dengan nilai transfer mencapai 46 juta euro atau sekitar Rp 904 miliar.

Baca Juga :  Aksi Balap Liar di Bogor Telan Korban

Keputusan itu disinyalir merupakan bagian dari strategi bisnis klub. Manajemen Chelsea disebut lebih fokus memboyong pemain-pemain muda bernilai tinggi, dengan harapan bisa menjualnya kembali di masa depan demi keuntungan finansial, terlepas dari kebutuhan taktis pelatih.

Sejauh ini, Garnacho mencatatkan empat gol dan dua assist dari 18 penampilan bersama Chelsea. Pemain berusia 21 tahun tersebut kerap dirotasi dan belum sepenuhnya menjadi pilihan utama di bawah kepemimpinan Maresca.

Drama transfer inilah yang diyakini menjadi salah satu pemicu utama renggangnya hubungan Maresca dengan jajaran petinggi Chelsea, hingga akhirnya berujung pada perpisahan.

(MG7)

 

Editor : Davin

Sumber : detiksport.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel