
TIMETODAY.ID, BOGOR — Ribuan warga memadati kawasan pintu masuk VVIP Gelora Pakansari, Kecamatan Cibinong, Sabtu (28/2/2026) malam. Sejak pukul 22.00 hingga 02.00 WIB, mereka rela begadang demi menyaksikan keseruan ajang Dashrun Bogor Balap Lari yang digelar di lintasan sepanjang 100 meter.
Sebanyak 200 pelari ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka beradu kecepatan di lintasan pendek yang terhampar tepat di area gerbang VVIP Gelora Pakansari. Sorak sorai penonton terdengar setiap kali peserta melesat menuju garis finis.
Ajang ini merupakan inisiatif Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor sebagai wadah kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, selama bulan suci Ramadan.
Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rieke Iskandar, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar lomba lari, melainkan ruang ekspresi bagi anak muda agar tetap aktif dan produktif di malam hari.
“Kita ingin memberikan wadah dengan hal yang positif dan menjadikan Pakansari sebagai pusat olahraga,” ujarnya.
Peserta Dashrun berasal dari perwakilan kecamatan yang mendaftar melalui polsek setempat, masing-masing tiga orang per kecamatan. Selain itu, pelari umum juga diberi kesempatan mendaftar melalui Google Form maupun langsung di lokasi acara.
Rieke Iskandar yang akrab disapa Akew menjelaskan, konsep lomba dibuat sederhana namun kompetitif. Dengan lintasan 100 meter, pemenang ditentukan dari siapa yang lebih dahulu menyentuh garis finis.
“Kita adakan Acara ini secara rutin setiap Sabtu malam selama tiga pekan di bulan Ramadhan. Dua pekan pertama sebagai babak penyisihan dengan memilih 40 peserta terbaik per malam, sedangkan babak final akan dihelat pada 14 Maret mendatang dengan 80 finalis yang bertanding,” terangnya.
Seluruh peserta yang ambil bagian mendapatkan jersey sebagai kenang-kenangan. Panitia pun berharap ajang ini mampu melahirkan sosok terbaik yang akan menyandang gelar “King of Runner Pakansari”.
Antusiasme ribuan warga yang memadati arena menunjukkan bahwa olahraga malam hari di bulan Ramadan tetap memiliki daya tarik tersendiri. Gelora Pakansari pun kembali menjadi pusat perhatian sebagai ruang publik yang hidup, bahkan hingga dini hari.***



































